Jabar Ekspres – Keberadaan sejumlah alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikeluhkan warga. Selain mengganggu, pemasangan APK di serampangan tepi jalan membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di dua kecamatan yakni kecamatan Ngamprah dan Cisarua pada Senin, 22 Januari 2024, sejumlah APK tampak rontok dan hampir roboh. Lokasinya berada di tepi jalan. Di sekitar Kantor Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, dan Kecamatan Ngamprah.
Selain membahaykan pengguna jalan, Supriatna menuturkan, tak sedikit APK dipasang di pinggir kebun milik warga. Hal ini mengganggu estetika di wilayahnya.
Baca Juga:394 KK di Cicalengka Bandung Belum Punya Penanak Nasi, Sejumlah Warga Tersenyum Dapat Bantuan AMLAnggota Komisi V DPR RI Mulyadi Terima Aspirasi Masyarakat Parungpanjang
“Jadi goreng katinggalna, di Cisarua mah seuer kebon. Jadi tim sukses teh masang dimana wae (kelihatannya jadi jelek, di Cisarua banyaknya perkebunan. jadi tim sukses memasang APK dimana saja),” katanya.
Kendati telah rontok dan membahayakan warga yang melintas, penertiban terhadap APK-APK yang membahayakan itu belum terlihat dilakukan. Kondisi serupa terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah.
Ia berharap, keberadaan APK yang nyaris roboh dan rontok segera ditertibkan, apalagi saat memasuki musim penghujan.
“Angin lagi kencang, apalagi musim hujan. Berharap pemerintah segera menertibkan APK yang membahayakan masyarakat,” tandasnya. (Wit)
