Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi Terima Aspirasi Masyarakat Parungpanjang

Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi Terima Aspirasi Masyarakat Parungpanjang
Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto : Dok Pribadi
0 Komentar

Jabar Ekspres – Masyarakat Parungpanjang yang diwakilkan oleh Gerakan Masyarakat Arus Bawah (Gema Abah) dan Gerakan Masyarakat Parungpanjang ( Gampar) mendatangin Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/1).

Kedatangan mereka pun disambut hangat oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Gerindra Mulyadi.

Masyarakat Parungpanjang ini ingin menyampaikan aspirasi mulai dari permasalahan kesehatan, Keselamatan dan hak publik yang terjadi di sana.

Baca Juga:Pemantau Pemilu Nasional Turut Laporkan Dugaan Pelanggaran Kampanye Ridwan Kamil ke BawasluMasuki Pekan ke-23, Persib Bandung Bakal Luncurkan Jersey Baru untuk Musim Kompetisi 2024/2025

Mulyadi menyampaikan, dirinya sudah bisa masuk ke permasalahan yang ada di Parungpanjang untuk bisa dibawa bersama Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin Selasa (23/1).

“Intinya saya sudah punya dasar ke masalah Parungpanjang terkait penugasan saya, jadi kalau audiensi ini menjadi dasar terus menerus menyuarakan agar berkoordinasi dengan stakeholder dengan Provinsi dan PUPR, besok akan saya sampaikan bersama Pj Gubernur Jawa Barat,” ucapnya.

Legislator asal Kabupaten Bogor ini memiliki tiga solusi untuk menyelesaikan masalah di Parungpanjang dadi jangka pendek, menengah hingga jangka panjang.

“Jikalau dianggap jangka pendek merevitaslisasi untuk jalir exiting saya akan ingatkan ke Pak Gubernur Besok, Kedua meminta komitmen dari pelaksana pembangunan jalan tambang kapan selesai, ketiga terakhir kita akan intervensi secara total dan formulasinya seperti apa nanti dibicarakan sama Provinsi,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Gema Abah Ishak menegaskan kedatangannya beserta ratusan masyarakat Parungpanjang untuk menyampaikan aspirasi masalah yang puluhan tahun tidak adanya penyelesaian.

“Saat ini kita diundang ke Parlemen Senayan DPR RI oleh Pak Haji untuk menjelaskan masalah di Parungpanjang yang sudah puluhan tahun belum adanyan solusi dan mudah-mudahan solusinya cepet bisa ditemukan,” tuturnya.

Ishak menambahkan, solusinyan hanya satu yaitu segera dibengunnya jalur tol khusus tambang harga mati.

Baca Juga:Nasib Masyarakat, di Tengah Berkembang Pesatnya Wilayah GedebagePengamat Dorong Pemkot Atur Jam Operasional Kendaraan Besar di Kawasan Gedebage

“Solusi penyelesaian ini adalah segera dibangunnya sampai selesai jalur tol khusus tambang,” pungkasnya (SFR)

0 Komentar