JABAR EKSPRES – Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, mengunjungi Pasar Segiri di Samarinda, Kalimantan Timur, dan menjelaskan programnya yang disebut Bansos Plus.
“Bansos plus itu artinya apa? Pertama, jumlahnya ditambah, kedua, manfaatnya ditambah. Ketiga, pelayanannya ditingkatkan,” ucap Anies (11/1), melansir dari laman Antara.
Menurut Anies, program Bansos Plus ini adalah penyempurnaan dari program bantuan sosial yang sudah ada saat ini. Ide di balik Bansos Plus adalah menambah jumlah bantuan, meningkatkan manfaatnya, dan meningkatkan pelayanannya.
Baca Juga:Pemerintah Ekuador Perang Melawan Geng Narkoba yang Terdiri Lebih dari 20.000 OrangMengenal Aplikasi Investasi Smart Wallet yang Diduga Penipuan
Untuk itu, Anies sedang menyiapkan program Bansos Plus, yang akan mencakup tambahan bantuan langsung tunai (BLT) bagi lansia dan penyandang disabilitas, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah plus.
Selain itu, Anies juga memiliki visi untuk menjadikan Samarinda sebagai salah satu dari 40 kota penggerak ekonomi di Indonesia.
“Kami ingin Samarinda menjadi kota yang menggerakkan kegiatan ekonomi di Kalimantan Timur. Untuk itu, kita harus memperbaiki infrastruktur dasar kota yang selama ini menjadi masalah, seperti air bersih, banjir, dan sampah,” ujar Anies.
Dengan adanya contract farming, diharapkan akan ada stabilitas pasokan dan harga, serta kepastian bagi para petani.
Anies juga mengakui bahwa salah satu masalah di Kalimantan Timur adalah tingginya harga BBM yang disebabkan oleh sistem logistik yang buruk. Ia berjanji akan memperbaiki hal ini jika terpilih menjadi presiden. Anies juga melihat Indonesia sebagai satu kesatuan dan ingin membangun sistem logistik yang baik agar barang yang diproduksi bisa didistribusikan dengan baik ke seluruh Indonesia.
