JABAR EKSPRES – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta maaf atas kecelakaan kereta api antara kereta api Surabaya Gubeng-Bandung-Turanga dengan KRL Commuter Line yang menyebabkan kekacauan lalu lintas.
“Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas terjadinya kecelakaan kereta api pagi ini (Jumat) di perlintasan Cikarenka-Haupguru, Bandung,” kata Adita Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dikutip dari Antara, Jumat (5/1/24)
Atas nama Pemerintah, ia memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar evakuasi dapat segera diselesaikan.
Baca Juga:Cek Daftar Pemenang The 33rd Seoul Music Awards di ThailandTingkatkan Pembangunan, Pemkab Bandung Terus Bangun Sinergitas Dengan Pers
Vice President Sekretaris Perusahaan KAI Raden Agus Dwinant Budiaj mengatakan upaya KAI selanjutnya adalah mengevakuasi kedua kereta tersebut dan memperbaiki rel kereta yang mengalami kerusakan.
Untuk perjalanan kereta api di wilayah Haupgur-Chikalenka, KAI mengupayakan pengembangan pola operasi berupa detour dan memutar dengan menggunakan moda transportasi lain.
KAI juga akan melakukan investigasi bersama dengan KNKT untuk memastikan penyebab kecelakaan.
“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut terkait kejadian ini secepatnya,” katanya.
