Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Bandung, Bawaslu Sebut Pentingnya Peran Perempuan dalam Pengawasan Pemilu

Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Bandung, Bawaslu Sebut Pentingnya Peran Perempuan dalam Pengawasan Pemilu
0 Komentar

BANDUNG – Dalam momentum Hari Ibu, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif bertajuk “Peran Serta Perempuan Dalam Pengawasan Pemilu” yang berlangsung di GH Universal, Bandung, Jumat (22/12) kemarin.

Kordiv. Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI, Lolly Suhenty mengatakan, saat ini kaum perempuan masih sering terbatas dalam mendapatkan informasi, termasuk kepemiluan. Padahal, pemilih perempuan itu sangat signifikan, hanya berbeda tipis jumlahnya dengan pemilih laki-laki.

“Sehingga momentum Hari Ibu didekatkan dengan isu pengawasan, harapannya Bawaslu itu semakin memudahkan perempuan-perempuan Indonesia, para ibu untuk bisa terhubung dengan kepemiluan. Sehingga hal-hal semacam ini menjadi penting, karena kita sama-sama tahu potret pemilih perempuan kita seperti apa,” katanya

Baca Juga:HUT ke-17, DPD Hanura Jabar Berharap Masa Kejayaan di 2009 dan 2014 dapat Kembali Terjadi di 2024Debat Capres 2024: Ganjar Janji Bakal Miskinkan Koruptor dan Menendangnya ke Nusakambangan!

Kemudian dalam konteks penyelenggaraan pemilu, Lolly mengakui, jika keterwakilan belum masih belum mencapai 30 persen, khususnya di tingkatan RI, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Kalau di rata-rata kan di Kabupaten/Kota itu angkanya cuma 26%. Sehingga dalam konteks ini kita masih harus berjuang, untuk bisa memenuhi minimal keterwakilan 30 persen perempuan. Ini di tataran penyelenggara pemilu,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Lolly mendorong, peran perempuan baik sebagai pemilih, penyelenggara, ataupun calon legislatif harus mempunyai semangat yang sama dalam Pemilu 2024.

0 Komentar