“Oleh karena itu, menjauhkan diri dari teknologi bukanlah sebuah solusi. Orang tua masa kini diharapkan memiliki pandangan bahwa teknologi bukanlah ‘musuh’ dan perlu memperbaharui pengetahuan terkait teknologi atau literasi digital agar dapat mendampingi dan mengarahkan anak dalam memanfaatkan teknologi secara positif sejak dini. Untuk membatasi pengaruh negatif dari penggunaan teknologi, orang tua dapat menerapkan aturan bermain games hanya saat akhir pekan dan membatasi konten yang dapat diakses melalui fitur yang kids friendly,” jelasnya.
Selain beradaptasi terhadap teknologi, MY BABY juga melihat bahwa pembentukan karakter anak dipengaruhi oleh perencanaan masa depan yang baik dari orang tua, termasuk pengelolaan keuangan dalam keluarga agar dapat memberikan pendidikan yang terbaik.
Pada kesempatan yang sama, Certified Financial Planner, Annisa Steviani menjelaskan, Dalam dunia parenting, pengelolaan keuangan keluarga juga merupakan bagian penting. Pencatatan rutin mengenai pemasukan maupun pengeluaran keuangan dapat membantu kita dalam mengidentifikasi apa saja dan seberapa besar kebutuhan kita di tiap hari atau tiap bulannya.
Baca Juga:Ratusan Mahasiswa Unpad Antusias Ikuti Program Harita Nickel Goes to CampusPemasok Narkoba ke Ammar Zoni Ditangkap! Polisi Dalami Paket Ganja yang Ditemukan di Kediaman AK
“Oleh karena itu, orangtua harus mampu membuat budget belanja setiap bulan, kemudian membaginya dalam 4,5 minggu dan konsisten terhadap budget yang telah ditentukan. Komunikasi yang baik antara suami istri juga penting untuk penyisihan tabungan dan dana darurat serta merencanakan investasi yang baik untuk keluarga, salah satunya untuk dana pendidikan anak,” jelasnya.
Selama kelas edukasi berlangsung, Big Bang MY BABY Momversity 5th Anniversary juga menghadirkan experience booth dan kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan hubungan orang tua dengan anak, misalnya dalam membangun komunikasi yang efektif.
Child Psychologist Rumah Dandelion, Kanti Pernama menjelaskan pada kelas Effective Communication, Berkomunikasi dengan anak tidak hanya mengajari mereka cara berkomunikasi dengan orang lain, tetapi juga membentuk perkembangan emosionalnya.
“Selain itu juga membangun hubungan orang tua dan anak yang positif. Salah satu bentuk komunikasi efektif dapat berupa mendengarkan anak secara aktif, memvalidasi dan memberikan empati, serta memberikan umpan balik yang baik,” jelasnya.
Dalam kelas “Mindful Parenting”, Saskhya Aulia Prima, Child and Family Psychologist menambahkan, Komunikasi juga merupakan salah satu bagian dari penggunaan metode mindful parenting. “Metode ini terbukti dapat mengurangi stress, menurunkan agresi anak, serta meningkatkan kepuasan dalam parenting dan meningkatkan kualitas komunikasi verbal dan nonverbal antara orang tua dan anak,” ujarnya.
