Nenek Asal Banjaran Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Ternyata Ini Penyebabnya

Penemuan Mayat Gantung Diri Gegerkan Warga Kawaluyaan Kota Bandung
Ilustrasi: tewas gantung diri (Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang wanita berinisial C (51) ditemukan tewas setelah menggantung diri di rumahnya, Kampung Lembang, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Kamis 14 Desember 2023.

Kapolsek Banjaran, Kompol Heri Suryadi membenarkan adanya penemuan wanita gantung diri tersebut di wilayahnya.

“Namun, ketika sampai dirumah, keadaan rumah terkunci dari dalam, lalu cucu korban sempat memanggil-manggil korban namun tidak ada jawaban,” katanya.

Baca Juga:Maraknya Pemasangan APK di Pohon, Panwaslu Cimahi Tengah Tingkatkan PatroliTren Kasus COVID-19 Kembali Meningkat, Pj Bupati Bandung Barat: Jangan Berlebihan Meresponnya

Karena tidak ada jawaban, lanjut Heri, cucu korban pun mengintip melalui jendela dan menemukan kaki yang menggantung.

“Karena curiga, cucu korban kemudian mendatangi tetangganya dan bersama-sama ke rumahnya untuk memanggil-manggil korban, namun tidak ada jawaban,” tuturnya.

Kemudian tetangganya pun, kata Heri, langsung mendobrak pintu rumah hingga akhirnya terbuka dan mendapati korban dalam keadaan gantung diri.

“Didobrak beberapa kali dan akhirnya pintunya terbuka, setelahnya terbuka ternyata korban sudah dalam keadaan gantung diri dan sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Mengetahui kejadian tersebut, kata Heri selanjutnya warga langsung memberikan laporan kepada pihak kepolisian dan langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tidak lama kemudian, anggota pihak Kepolisan Sektor Banjaran serta Tim INAFIS Polresta Bandung datang mengecek dan olah TKP di lokasi kejadian, dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh korban, melainkan murni gantung diri,” terangnya.

Adapun dugaan lain korban melakukan gantung diri, menurut Heri, lantaran korban sendiri terlilit hutang ke pihak Mitra Bank Keliling (MBK) dan rentenir.

Baca Juga:Gempa Bumi M 4,7 Guncang Sukabumi hingga Kabupaten Bogor, Ini Rekomendasi PVMBFLagi-lagi Molor, Pengumuman Kelulusan PPPK 2023 Ditunda Sampai Kapan?

“Dari keterangan suami korban, sebelumnya korban sendiri sempat mengeluh bahwa korban mempunyai hutang ke pihak MBK belum juga beres, selain itu korban pun terlilit hutang ke pihak perorangan atau rentenir, lalu sekarang ini, korban belum ada (uang) untuk membayarnya. Sehingga korban menjadi depresi,” kata dia.

0 Komentar