Usai Tangkap Pelaku, Polisi Beberkan Fakta Dibalik Pembunuhan Gadis di Dalam Apartemen Bogor Icon

Hadiri Pemakaman 4 Anaknya yang Jadi Korban Pembunuhan di Jagakarsa, Ibu Terisak “Mama Ikhlas Nak”
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso dan jajaran saat mengekspose wajah Devid Ailesmana, Selasa (12/12). (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam hitungan 5 jam, Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil meringkus pelaku pembunuh gadis bernama Nindi Putri Ma’rifah (19) yang jasadnya ditemukan tergeletak di dalam kamar Apartemen Bogor Icon, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin, 12 Desember 2023.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menuturkan, dalam kasus ini Devid Ailesmana (19) ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti kuat melakukan pembunuhan berencana terhadap Nindi yang merupakan mantan kekasihnya dengan sebilah pisau dapur.

Keduanya berangkat menggunakan sepeda motor. Usai bertemu, mereka sepakat untuk melakukan check-in di apartemen Bogor Icon.

Baca Juga:Geger! Diduga Depresi, Pria Asal Cikembar Sukabumi Gantung Diri di RumahnyaIrjen Pol. Marthinus Hukom Resmi Menjabat Kepala BNN RI

Saat itu kendaraan korban ditinggalkan di kafe dan keduanya berangkat menggunakan sepeda motor milik pelaku. Setibanya di lobby apartemen, pelaku meminta korban menyerahkan identitas (KTP) sebagai syarat administrasi membooking kamar nomor 603 di apartemen tersebut.

“Pelaku yang menghubungi dari pihak Bogor Icon. Awalnya memesan kamar tersebut selama dua jam, kemudian di extend atau ditambah karena korban tidak ingin pulang lalu di extend hingga esok harinya,” sebut Bismo.

Kronologi dan Motif Pembunuhan

Berdasarkan keterangan pelaku dan olah tempat kejadian perkara (TKP), Bismo menjelaskan, saat keduanya bermalam di kamar tersebut, sekitar pukul 04.00 WIB pelaku bangun lebih awal untuk mandi dan kembali berbaring di kasur. Kemudian korban pun terbangun dan langsung melakukan aktivitas mandi.

Saat korban keluar dari kamar mandi, pelaku pun langsung melancarkan aksi kejinya dengan menusukan pisau ke sejumlah bagian tubuh korban sebanyak tujuh kali.

“Jadi pada saat malam Jumatnya, itu tersangka sudah membawa pisau tersebut, kemudian pelaku melakukan pembunuhan tersebut ditusukkan pisau tersebut ke dalam perut, dada, leher dan punggung sehingga korban meninggal dunia. Sekitar pukul 05.00 WIB,” jelas Bismo.

0 Komentar