JABAR EKSPRES – Jeda kemanusiaan di Gaza, Palestina kini telah berakhir. Walaupun selama jeda tersebut, pihak Israel masih melancarkan kekejamannya.
Jumat, 1 Desember 2023 lalu, Israel mengakhiri jeda tersebut dengan alasan serangan roket dari militan Hamas. Akibatnya, lebih dari 700 warga Palestina tewas dari serangan lanjutan Israel, dengan jumlah kematian lebih dari 15.000 jiwa – yang kebanyakan adalah warga sipil.
Austin juga turut mengkritik Israel yang senantiasa melanggar hukum internasional, serta strategi militer mereka yang tidak konsisten dan tidak mendasar.
Baca Juga:Pj Wali Kota Banjar Dilantik Senin 4 Desember 2023 di Provinsi, Ternyata Mantan Sekwan DPRD Provinsi JabarTabrakan di Jalan KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi Libatkan 1 Mobil dan 3 Motor
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpelukan erat dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, menandakan bahwa Biden akan terus merespons, memberikan bantuan kepada Israel. Pelukan tersebut tentunya menuai kritikan publik yang sangat besar secara internasional.
Pemerintahan Biden sendiri, kini telah menjadi lebih vokal dalam mengkritik Israel. Ini merupakan sebuah perubahan yang dapat disambut dengan baik. Namun, mereka juga perlu mulai mengkritik strategi mereka sendiri juga yang gagal.
Biden juga telah merusak peluangnya sendiri untuk terpilih kembali di tahun mendatang. Dukungan terhadap Israel terus merosot, terutama di kalangan demografi kunci yang membentuk koalisi Demokrat. Yakni, kaum muda, kulit berwarna, dan perempuan.
