JABAR EKSPRES – Persediaan logistik berupa terpal dan karung yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) semakin menipis.
Sementara bencana hidrometeorologi mulai menerjang di sejumlah lokasi, pada peralihan musim kemarau ke hujan. Diketahui, Kabupaten Bandung Barat khususnya wilayah selatan masuk dalam kategori bencana hidrometeorologi.
“Kemarin malam Jalan Maribaya terjadi longsor. Karung dan terpal dibutuhkan untuk menutup tebing yang longsor dan membuat bronjong sementara,” katanya.
Baca Juga:3 Kecamatan di KBB Dilanda Bencana dalam Sehari, Longsor hingga Pohon TumbangAngka Pengangguran 10,5 Persen, Pemkot Cimahi Terus Upayakan Penekanan
Menurutnya, BPBD Kabupaten Bandung Barat di tahun ini lebih menitikberatkan pada kebutuhan sembako. Sementara untuk pengadaan terpal habis.
Untuk karung, diakui Yan Cahya, BPBD tidak melakukan pengadaan sehingga sama sekali tidak memiliki stoknya sejak awal tahun ini.
“Setelah rapat, di situasi seperti ini. Ternyata karung, terpal, dan cangkul sangat dibutuhkan. Jadi bukan hanya sembako saja,” ungkapnya.
Dirinya berharap untuk tahun depan ada pengadaan logistik untuk terpal, karung dan cangkul karena sangat dibutuhkan. Namun menurut Yan Cahya kemungkinan tidak bisa menggunakan alokasi anggaran dari BPBD. Pihaknya berharap ada anggaran lain dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk pengadaan logistik.
