Bahkan jalan tersebut hanya terus dipelihara oleh masyarakat agar tidak terjadi kerusakan atau lubang yang parah.
“Makanya saya pemerintah desa inisiatif meminta iuran kepada para pengusaha yang mau andil untuk memperbaiki akhirnya menimbun tempat yang sangat parah kubangan-kubangannya. Malah sekarang yang bagusnya hanya sedikit sebetulnya mah. Kebanyakannya sudah terpelihara pada tahun 2009 sampai hari ini belum ada perbaikan,” terangnya.
Dirinya pun berharap, jika Pemkab Bandung tidak mampu untuk memperbaiki, dirinya meminta agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat ikut andil dalam perbaikan ini.
Baca Juga:Final DBL West Java Series – East Region 2023: Dominasi Terus Berlanjut atau Lahir Juara Baru2 Pelaku Curi Buku Pelajaran di SDN Cinunuk Bandung Ditangkap Massa
Terlebih jalan ini menghubungan antar lintas Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.
“Maka dari itu saya harapannya, kalaupun tidak ada kemampuan pemerintah daerah kabupaten bandung lagi tidak ada kemampuan saya berharap pak gubernur jawa barat ataupun mungkin dari APBN tolonglah bantu kami, karena kami kadang-kadang kesel memelihara oleh warga masyarakat salurannya atau apanya, tapi kan pemakaiannya sudah antar kabupaten,” ucapnya.
“Ditambah beda kelasnya, karena kelasnya sudah di kelas A. Harusnya sudah lebar apalagi kita ini sudah masuknya pariwisata meskipun skupnya belum kaya ciwidey tetapi kan kewajiban negara itu menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat, kalau wisata ini berkembang ekonomi masyarakat jadi makmur,” tutupnya
