Dianggap Berprestasi, Masa Jabatan Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Bakal Diperpanjang

JABAR EKSPRES – Masa jabatan pengurus Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor periode 2019-2024 akan habis pada awal tahun depan. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membentuk panitia seleksi.

Hal itu dibenarkan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Menurutnya, ada kemungkinan Pemkot Bogor memperpanjangan masa jabatan jajaran direksi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor tersebut.

Ia membeberkan alasan kemungkinan perpanjangan masa jabatan direksi Perumda PPJ Kota Bogor, salah satunya terkait pencapaian direksi yang dianggap sudah sangat baik.

“Sebetulnya ada pencapaian yang sangat baik dari direksi BUMD, khususnya Perumda Pasar Pakuan Jaya, dan bukan hanya itu, Perumda Tirta Pakuan dan Bank Kota Bogor juga baik, tapi kan hanya Perumda Pasar Pakuan Jaya yang (masa jabatan direksi) mendekati akhir,” katanya kepada Jabar Ekspres dikutip Senin, 20 November 2023.

Selain dianggap berprestasi, jajaran direksi yang menjabat saat ini dinilai masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dituntaskan.

Untuk itu, jika memang kembali diberikan waktu dan kesempatan lebih, pihaknya berharap jajaran direksi yang kini mengemban amanah dapat menyelesaikan seluruh program kerja yang sedang dalam proses.

Tercatat, ada beberapa PR yang saat ini masih ‘menghantui’ para inohong Perumda PPJ tersebut.

Beberapa di antaranya adalah revitalisasi Plaza Bogor, Pasar Padasuka (Cumpok), Pasar Jambu Dua dan revitalisasi beberapa pasar lain.

Termasuk, tanggung jawab pengelolaan Pasar Teknik Umum atau Pasar Induk Kemang yang baru saja diambil alih oleh Pemkot Bogor setelah ada keputusan Mahkamah Agung dan sudah ditindaklanjuti dengan proses eksekusi.

“Berbagai pertimbangan itulah yang kemudian muncul keinginan kita untuk memperpanjang (masa jabatan direksi Perumda PPJ). Supaya PR-PR itu bisa selesai sesuai harapan,” tukas Dedie.

Diketahui, susunan direksi Perumda PPJ saat ini terdiri dari Direktur Utama Muzakkir, Direktur Umum Jenal Abidin dan Direktur Operasional Deni Ari Wibowo. Mereka menduduki posisi itu sejak dilantik pada 4 Februari 2019 silam. (YUD)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan