JabarEkspres.com, BOGOR – Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menandatangani MoU atau nota kesepahaman dengan SUEZ Services Pte. Ltd. MoU ini menjadi upaya Pemkab Bogor dalam membangun kerja sama peningkatan infrastruktur pengelolaan air minum dan mengurangi risiko-risiko krisis air di masa yang akan datang.
MoU ini di tandatangani langsung Bupati Bogor Iwan Setiawan dengan Suez Internasional yang yang diwakili Managing Director Branch South East Asia Suez Services Pte. Ltd, Farchad Kaviani di kantor pusat Suez Internasional, Paris, Prancis.
Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, MoU ini bertujuan untuk mempersiapkan kerangka kerja dalam inisiasi potensi minat kerja sama investasi dalam pengembangan sektor air minum di masa yang akan datang di Kabupaten Bogor.
Baca Juga:Yuk Pelajari Soal Latihan SKD CPNS dan PPPK! Lengkap dengan Kunci JawabannyaSatlantas Evakuasi Satu Unit Mobil yang Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Raya Tajur Bogor, Tak Ada Korban Jiwa
Menurutnya, Suez mendukung penuh inisiasi Pemkab Bogor untuk meningkatkan infrastruktur dalam memenuhi akses air minum kepada masyarakat, termasuk di dalamnya inovasi dalam pengelolaan dan pengolahan air limbah.
“Alhamdulillah Suez berkomitmen penuh dalam mendukung Indonesia, khususnya Pemkab Bogor atas rencana peningkatan infrastruktur air minum dan inovasi dalam bidang lingkungan lainnya, termasuk pengelolaan air limbah baik dalam kolaborasi bersama untuk menangani tantangan ke depan serta niat bersama dalam fasilitasi kerja sama investasi dalam hal tersebut,” ujar Iwan Setiawan.
Dalam MoU tersebut, Pemkab Bogor dan Suez juga menyatakan minat bersama untuk menindaklanjuti peluang kolaborasi dengan tujuan jangka panjang untuk memenuhi rencana pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan dan hak masyarakat atas air, salah satunya dalam bentuk kerja sama ataupun kemitraan.
“Langkah yang diambil Pemkab Bogor ini sebagai salah satu upaya menjawab tantangan atas samakin meningkatnya kebutuhan masyarakat atas air, sehingga diharapkan dalam jangka menengah ataupun jangka panjang bisa dipenuhi. Selain itu untuk mengurangi risiko-risiko krisis atas air, yang salah satunya memitigasi kondisi musim ekstrem pada musim kemarau,” ungkap Iwan Setiawan.
Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tedi Kurniawan menjelaskan, MoU dengan Suez juga menjadi upaya Pemkab Bogor dalam mengoptimalkan peluang alternatif pembiayaan dalam peningkatan infrastruktur pelayanan air minum tanpa membebani keuangan pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat.
