JABAR EKSPRES – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa ia sangat sedih atas ledakan di rumah sakit Al-Ahli Babtist di Gaza yang menewaskan ratusan orang.
https://twitter.com/POTUS/status/1714426083678851116?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1714426083678851116%7Ctwgr%5E39f867f6e70babc818e2d2fcd2afeb07de3dcd1b%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=https%3A%2F%2Fbranda.antaranews.com%2Fdata%2Fcontent.php%3Fid%3D10925727date%3D2023-10-18idcat%3DINTpage%3D1
Biden kemudian menegaskan bahwa Amerika Serikat terus mendukung perlindungan terhadap nyawa warga sipil selama konflik berlangsung.
Baca Juga:Rumah Sakit Indonesia di Gaza Alami Krisis Obat-obatanBrazil Telan Kekalahan Lawan Uruguay dengan Skor 0-2 di Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026
“Kami berduka untuk para pasien, dokter, dan orang-orang tak berdosa lainnya yang terbunuh atau terluka dalam tragedi ini,” tulisnya.
Beberapa korban melarikan diri ke rumah sakit dan daerah sekitarnya untuk berlindung setelah ada panggilan dari tentara Israel dan peringatan bahwa mereka akan mengevakuasi rumah mereka.
Serangan terhadap rumah sakit tersebut telah menimbulkan kecaman keras dari berbagai negara dan juga seruan bagi dunia untuk melindungi warga Palestina yang berada di bawah pendudukan Israel.
Serangan udara tersebut terjadi pada hari ke-11 invasi Israel ke Gaza.
