1.700 Kasus Pelecehan di Jawa Barat, Hasbullah Rahmad: Jangan Takut, Lapor!

1.700 Kasus Pelecehan di Jawa Barat, Hasbullah Rahmad: Jangan Takut, Lapor!
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah. (Rubiakto/JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kasus Pelecehan terhadap perempuan semakin banyak, bahkan sejak tahun 2020 tercatat hampir 1.700 kasus yang berkaitan dengan perempuan di Jawa Barat.

Dia juga berharap dengan sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2023 kepada masyarakat, diharapkan semua elemen dapat peduli, dan diharapkan korban jangan takut untuk melapor.

“Jangan takut sudah ada perda loh yang melindungi, kalau ada apa-apa lapor, jangan sampai kita tidak tahu kalau ada perda ini yang mengatur hak dan hukumnya,” kata Hasbullah.

Baca Juga:Timnas U-17 Indonesia Kalah Telak dari Eintracht Frankfurt U-19, Tapi Ada HikmahnyaDPRD Kota Bogor Kembali Kaji Pembetukan Raperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi

Namun, dia juga berharap Perda tersebut tidak hanya bagian dari perlindungan, tapi juga dapat mewujudkan pemberdayaan bagi perempuan.

“Kan kalau perempuan berdaya, survive ya ngapain juga dia mencari kerja ke mana-mana, pemberdayaan dari sisi ekonominya kita kolaborasikan dengan pemerintah daerah,” kata Hasbullah.

Perda tersebut juga diharapkan dapat mengangkat marwah dan martabat perempuan agar lebih dihormati dengan kesetaraan gender, tidak semata-mata di bawah kaum pria yang bisa disiksa dan lain sebagainya.

“Tentu berkaitan dengan ini perlu kerja sama semua pihak, pertama fasilitas publik, tentu harus wajib ada CCTV untuk memberikan rasa aman terhadap pelecehan seksual, daerah perbatasan harus ada penerangan jalan umum (PJU) terang supaya tidak terjadi begal kepada pekerja-pekerja perempuan yang membawa motor sendirian malam hari,” pungkasnya. (Mg10)

0 Komentar