Penemuan Jenazah Wanita Setengah Berbusana di Cicalengka Bandung, Warga Diimbau Tidak Panik Berlebihan

KABUPATEN BANDUNG, JABAR EKSPRES – Warga Desa Babakan Peuteuy, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat digegerkan dengan adanya temuan sosok perempuan tak bernyawa.

Melalui informasi yang berhasil dihimpun Jabar Ekspres, sosok perempuan yang ditemukan tak bernyawa itu berlokasi di area semak-semak, tepatnya kawasan bawah Bukit Gunung Japura, Kampung Nagrog, Desa Babakan Peuteuy pada Kamis, 5 Oktober 2023 kemarin.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa (Kades) Babakan Peuteuy, Endang Sutisna melalui Kepala Seksi Kesejahteraan (Ksi Kesra) Babakan Peuteuy, Erik Nur Yusup membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya betul, kemarin ditemukannya. Sebelum ditemukan jasad perempuan, tidak ada tanda-tanda keributan,” kata Erik kepada Jabar Ekspres, Jumat (6/10).

“Apalagi melihat lokasi tempat penemuan mayat yang jauh dari pemukiman,” tambahnya.

Diketahui, jenazah berjenis kelamin perempuan itu, pertama kali ditemukan oleh warga sekitar sekiranya pukul 15.00 WIB dan langsung melapor ke pihak Polsek Cicalengka.

Pihak kepolisian pun setelah mendapat laporan, langsung menghubungi tim Inafis Polresta Bandung dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekia pukul 19.00 hingga 20.50 WIB.

BACA JUGA: GEGER!!! Penemuan Mayat Wanita Setengah Berbusana di Cicalengka Bandung

Erik mengaku, untuk identitas jenazah yang ditemukan di wilayah Desa Babakan Peuteuy itu, masih belum diketahui domisilinya.

“Untuk identitas korban sampai hari ini belum ada informasi valid dari tim Inafis Polresta Bandung,” imbuhnya.

Erik menjelaskan, pihaknya pun sudah melakukan berkoordinasi dengan seluruh pengurus RT/RW hingga Kepala Dusun (Kadus), untuk mengetahui apakah korban merupakan warga Desa Babakan Peuteuy atau bukan.

Pasalnya, ketika awal ditemukan, kondisi jenazah perempuan itu tubuhnya sudah membusuk dan di bagian kepalanya berwarna alias menghitam.

Adapun sosok mayat perempuan tersebut, ditemukan dengan kondisi sudah menghitam menggunakan baju berwarna coklat dan jaket warna biru, dengan bagian bawah tidak mengenakan celana.

“Dari laporan seluruh pengurus wilayah belum adanya laporan kehilangan warga, khususnya di Desa Babakan Peuteuy, jadi disinyalir ini warga luar wilayah,” jelasnya.

Erik menyampaikan, supaya warga bisa menyikapi insiden temuan jenazah dengan tetap tenang, sehingga jangan sampai panik berlebihan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan