JABAR EKSPRES – Darurat sampah di wilayah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat semakin serius, sebab penumpukan kian bertambah.
Pasalnya, pengiriman sampah ke TPAS Sarimukti di KBB itu, dari Kabupaten Bandung sejak Senin, 2 Oktober 2023 kemarin, sampai hari ini dihentikan sementara.
Ketika dikonfirmasi, Kepala UPT Kebersihan DLH Kabupaten Bandung wilayah Timur, Rana Supriatna membenarkan, jika pembuangan sampah ke zona darurat TPAS Sarimukti dihentikan sementara.
Baca Juga:Enggan Timbul Kericuhan, Kecamatan Rancaekek Bandung Lakukan Deklarasi Damai Pilkades SerentakPercepatan Penurunan Kabel Udara di Bandung
“Pembuangan sampah dari Kabupaten Bandung distop sementara ke zona darurat TPAS Sarimukti sejak 1 Oktober kemarin,” ujarnya.
Rana menjelaskan, pembuangan sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti dihentikan sementara, karena pembuangannya memang sudah habis bahkan melebihi kuota ritase.
“Pembuangan sampah dari Kabupaten dengan kuota 740 ritase yang terbuang 760 ritase,” jelasnya.
Rana mengingatkan, agar masyarakat bersiap menghadapi hambatan dalam penarikan sampah, dengan estimasi sekira sampai tiga pekan ke depan.
“Kami minta maklum, dua atau tiga pekan pelayanan penarikan sampah terhambat,” imbuhnya.
Dihentikannya sementara pengiriman sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti, berdampak terhadap pelaksanaan operasional di lapangan.
Oleh sebab itu, Rana mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan upaya untuk penanganan sementara terkait dihentikannya pengiriman sampah ke TPAS Sarimukti.
