JABAR EKSPRES – Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat mendekati masa kampanye hingga puncaknya yakni pengambilan suara.
Oleh sebab itu, pelaksanaan Pilkades di wilayah Kecamatan Rancaekek melakukan deklarasi damai, dengan tujuan agar setiap proses dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Camat Rancaekek, Diar Hadi Gusdinar mengatakan, pihaknya meminta supaya masyarakat tidak mudah tergiring opini hingga menimbulkan emosi, terkait pelaksanaan Pilkades.
Baca Juga:Percepatan Penurunan Kabel Udara di BandungPengiriman ke TPAS Sarimukti Dihentikan Sementara, Tumpukan Sampah Siap Hiasi Kabupaten Bandung Selama 3 Pekan
Diar menyampaikan, deklarasi damai yang dilakukan harus bisa diterapkan aksinya oleh masyarakat, terutama bagi para tim sukes masing-masing Calon Kepala Desa (Cakades).
“Jangan hanya dikatakan saja tapi dapat diimplementasikan. Mudah-mudahan Pilkades di Rancaekek ini bisa terselenggara secara bersih, aman, lancar dan sukses tanpa ekses,” tukasnya.
Diketahui, tiga desa di Rancaekek yang yang turut serta dalam pilkades serentak se Kabupaten Bandung itu, yakni Desa Rancaekekkulon yang diisi 5 Cakades, Desa Bojongsalam tampil 2 calon yang merupakan suami istri serta Desa Nanjungmekar dengan 3 Cakades.
Di tempat yang sama, Sekretaris Camat (Sekcam) sekaligus Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pilkades Kecamatan Rancaekek, Safrudin berujar, siapapun Cakades yang terpilih nantinya harus siap bertanggungjawab.
“Sudah ditentukan oleh Allah. Malaikat sudah diperintahkan oleh Allah dengan catatan bahagia, atau mejadi apa atau jadi Kades di tahun 2023, itu sudah ditentukan Allah,” ujarnya.
