Fasilitasi KCJB Woosh, Pemkot Bandung Masih Mencari Titik Halte Shuttle Bus

Fasilitasi KCJB Woosh, Pemkot Bandung Masih Mencari Titik Halte Shuttle Bus
Sekda Kota Bandung Emas Sumarna meninjau bakal lokasi Halte pengubung Stasiun Cimekar dengan Stasiun Kereta Cepat Tegalluar di kawasan Rancanumpang, Gedebage, Kota Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) selesai diresmikan belum lama ini. Sejumlah infrastruktur tambahan pun mesti dilengkapi guna memfasilitasi kereta yang bernama KCJB Woosh tersebut.

Menurut informasi, lanjut Ema, bus tersebut akan masuk ke wilayah Kota Bandung atau juga yang nanti menuju Stasiun Cimekar, Cileunyi, Bandung.

Dirinya menuturkan, persiapan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Terlebih hal tersebut merupakan permintaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Baca Juga:Pengiriman Sampah Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti Dihentikan Sementara, DLH Sebut Siapkan Siasat PenangananEnggan Timbul Kericuhan, Kecamatan Rancaekek Bandung Lakukan Deklarasi Damai Pilkades Serentak

“Kami atas permintaan dari provinsi juga tadi mencari titik untuk menyiapkan halte atau shelter untuk shuttle bus. Nah mungkin besok lusa akan disepakati titiknya dimana,” tutur Ema.

“Kedua, ke depannya, nanti akan ada semacam feeder yang nanti urusannya itu Menteri Perhubungan. Menyediakan kereta api dari Cimekar menuju kebongkawung. Tapi kalau yang shuttle bus, sarana prasarana pendukung, kami juga harus menjadi bagian yang terlibat,” tambahnya.

“Kemudian persoalan masalah PKL mingguan yang jumlahnya seribuan. Saya dengan unsur kewilayahan, ternyata di sana sudah ada kesepakatan. Bahwa itu nanti jangan sampai jadi hambatan apabila nanti lalu lala orang sudah banyak yg menggunakan jasa dari Whoosh ini,” pungkasnya. (zar)

0 Komentar