JABAR EKSPRES – Perum Bulog Ciamis memastikan, selama dua bulan terakhir ini sulit menyerap beras produksi petani.
Namun meski sulit diserap, setok beras di Perum Bulog Ciamis sendiri diklaim aman untuk empat bulan kedepan, sekitar 10 ribu ton beras.
“Kita mengalami penurunan serapan beras dari petani mencapai 50 persen pada masa panen terakhir beberapa waktu lalu. Itu dampak kekeringan, gagal panen, dan harga tinggi,” katanya. (CEP)
