Wulan Astuti Senang Bisa Kolaborasi dengan Petani Milenial se-Jawa Barat

Wulan Astuti Senang Bisa Kolaborasi dengan Petani Milenial se-Jawa Barat
Wulan Astuti Senang Bisa Kolaborasi dengan Petani Milenial se-Jawa Barat (Dok. Istimewa)
0 Komentar

“Saya berjualan kopi festival ke festival, event ke event pakai mobil sendiri, hingga dibantu menggunakan mobil maskara dari Ridwan Kamil,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, Wulan sering koordinasi dengan Dispangtan Kabupaten Purwakarta untuk mencari ilmu budi daya kopi. Pada tahun 2022, Wulan yang tergabung dalam himpunan pemuda tani pun direkomendasi masuk program Petani Milenial. Wulan bersama rekan lainnya mendaftarkan diri secara online dan terverifikasi.

Setelah masuk program Petani Milenial, Wulan yang belum hafal pasar, harga kopi untuk pemasaran merasakan dampak yang luar biasa. Wulan banyak menemukan banyak relasi, bukan hanya pemasaran tapi bisa stok barang dari Petani Milenial yang lain se-Jawa Barat.

Baca Juga:Upaya Deteksi Dini, 171 Pegawai di Cimahi Lakukan Tes Urine oleh BNN dan BKPSDMDBule Asal Amerika Diduga Terlibat Dua Kasus Percobaan Pembunuhan di Negara Asalnya!

“Saya bersyukur masuk program Petani Milenial. Bertemu banyak Petani Milenial berbagai komoditi dan berkolaborasi memasarkan produk. Jaringan untuk stok kopi pun bisa sharing dengan Petani Milenial se-Jawa Barat, bahkan bisa memasarkan produk hingga ke luar negeri melalui berbagai pameran,” katanya.

Wulan pun berniat mengembangkan Kopi Liberika, yang saat ini masih dipetakan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPSBP) Jawa Barat, deangan mengambil sampel tanaman Kopi Liberika di Kelompok Tani Barong Mulya Desa Kiarapedes Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta, pada bulan Februari 2023.

0 Komentar