Dampak Kekeringan, Pemprov Jabar Gelontorkan 5,7 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengaku, pihaknya telah menggelontorkan sebanyak 5,7 juta liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di musim kemarau tahun ini.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Triadi Machmudin mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya ada sekitar 18 Kabupaten Kota yang saat ini memerlukan bantuan air bersih akibat terdampak kekeringan

“Ada 18 Kabupaten dan Kota (yang terdampak kekeringan), dan yang pling terdampak ada di Kabupaten Indramayu, Bekasi, dan Sukabumi,” ucapnya di Bandung, Selasa, 19 September 2023.

Bey Machmudin mengungkapkan, bantuan air bersih tersebut saat ini sudah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBP) Jabar kepada masyarakat yang terdampak dengan jumlah total Sebanyak 5,7 juta liter.

“BPBD sudah menyalurkan 5,7 juta liter air (bersih) sampai saat ini ke berbagai kabupaten kota (di Jabar). Jadi untuk kekurangan air dan sebagainya, itu sudah dilakukan oleh BPBD,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan 5,7 juta liter air bersih tersebut disalurkan untuk membantu kebutuhan rumah tangga kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Jadi itu (5,7 juta liter) untuk air minum sama air baku. Tapi lebih banyaknya untuk air minum,” ungkapnya.

Selain itu, Jumlah 5,7 Juta liter air tersebut juga berdasarkan akumulasi pemberian yang dilakukan selama musim kemarau hingga saat ini.

“Untuk metodenya kita salurkan dengan cara pengiriman mobil tanki ke beberapa daerah yang fer dampak (kekeringan). Jadi distribusinya (air bersih itu) menggunakan mobil tanki,” pungkas Hadi. (San)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan