Pergerakan Tanah di Bandung Barat, 2 Rumah Rusak

Pemilik rumah memperlihatkan dinding pada bagian kamar mengalami retak-retak. Senin (11/9). Foto Jabarekspres
Pemilik rumah memperlihatkan dinding pada bagian kamar mengalami retak-retak. Senin (11/9). Foto Jabarekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES –  Sebanyak dua rumah rusak akibat pergerakan tanah di Kampung Sudimampir RT 05/02, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ujang Suryana (36), salah satu korban mengatakan, hujan dengan intensitas kecil menjadi penyebab pergerakan tanah terjadi di wilayahnya.

“Semua tertidur, enggak merasakan ada getaran. Hanya mendengar suara gemuruh saja,” ungkapnya.

Baca Juga:Api Kembali Membara di Sarimukti Zona 2, 3 dan 4, BPBD Ungkap Kendalanya1 Pengendara Tewas Diduga Terjerat Kabel Menjuntai di Moh Toha, Warga Minta Segera Benahi Lokasi

Menurut assesment sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, fenonema pergerakan tanah dipicu oleh hujan dengan intensitas ringan mengguyur sebagian wilayah KBB, terutama Padalarang.

“Selain itu, posisi kedua rumah tersebut berada di atas perbukitan yang miring ditambah kondisi tanah labil,” ungkap petugas BPBD Bandung Barat Rudi.

Ia mengatakan, selain berdiri pada posisi kemiringan, kontruksi bangunan pada kedua rumah milik Ujang Suryana dan Saeful Rohman tidak sesuai. Hal itu yang mengakibatkan kerusakan pada rumah tersebut.

Menurutnya, musibah itu terjadi pada Kamis, 7 September 2023 lalu. Dari hasil kaji cepat tim BPBD Kabupaten Bandung Barat, fenomena pergerakan tanah itu hanya berdampak pada 2 KK dan 7 jiwa.

“Rumah milik Ujang Suryana 37 tahun kondisi rumahnya rusak pada bagian dinding kamar utama roboh, serta dinding lainnya retak-retak. Sementara, rumah milik Saeful Rohman 33 tahun, rumahnya mengalami retak-retak pada bagian dapur,” terangnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kami pun telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna penyelamatan warga dan melakukan upaya untuk menimimalisir kemungkinan terburuk,” tandasnya. (Mg5)

0 Komentar