JABAR EKSPRES – Pemerintah India telah mengumumkan rencana untuk mengganti nama negara ini menjadi “Bharat.” Pengumuman ini pertama kali mencuat ketika surat undangan untuk KTT G20 yang akan digelar di India pada 9-10 September berisi kata “President of Bharat,” yang mengindikasikan perubahan nama tersebut.
Selain perubahan nama negara, pemerintah India juga merubah beberapa nama kota dan tempat di dalam negara. Salah satu contohnya adalah perubahan nama Taman Mughal di Istana Presiden menjadi “Amrit Udyan.”
1. Turki menjadi Turkiye
Pada tahun 2022, Turki mengirim surat kepada PBB untuk mengganti nama internasionalnya menjadi “Turkiye,” dengan tujuan menghapus konotasi negatif dan memperbarui citra negara ini.
2. Burma menjadi Myanmar
Baca Juga:WHO Soroti “Pandemi 2.0” Ribuan Pasien Terbaring di Rumah Sakit, Termasuk Indonesia?Partai Golkar dengan Tegas Mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Sebelum menjadi Myanmar, negara ini dikenal dengan nama Burma. Perubahan nama ini terjadi setahun setelah junta militer yang berkuasa menindas kelompok pemberontakan pro-demokrasi.
3. Kerajaan Kamboja menjadi Kamboja
Kamboja telah mengalami beberapa kali perubahan nama sepanjang sejarahnya, termasuk masa-masa disebut sebagai Kerajaan Kamboja, Republik Khmer, dan Kompuchea Demokratik.
4. Ceko menjadi Czechia
Pemerintah Republik Ceko mengubah nama negaranya menjadi Czechia pada tahun 2016, meskipun perubahan ini tidak sepenuhnya diterima oleh semua pihak.
5. Abyssinia menjadi Ethiopia
Nama Abyssinia berganti menjadi Ethiopia pada masa Perang Dunia Kedua, yang dicetuskan oleh Raja Haile Selassie.
6. Irish Free State menjadi Ireland atau Eire
Konstitusi Irlandia pada tahun 1937 mengubah nama negara ini dari “Irish Free State” menjadi “Eire” atau “Ireland.”
7. Ceylon menjadi Sri Lanka
Nama “Iran” dikenalkan pada tahun 1935 oleh pemerintah untuk menandai era baru setelah melepaskan diri dari Inggris dan Rusia.
