Suhu Panas di Jabar, BMKG Prediksi akan Terjadi hingga Akhir Oktober, Begini Penjelasannya!

Ist. Suhu panas di Jabar sebabkan kekeringan. Foto. Pandu Jabar Ekspres.
Ist. Suhu panas di Jabar sebabkan kekeringan. Foto. Pandu Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu panas di Wilayah Jawa Barat (Jabar) akan terjadi hingga akhir Oktober 2023 nanti.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat Rakhmat Prasetia menjelaskan, hal itu dikarenakan sebagian besar wilayah di Jabar masih masuk ke dalam fase El Nino sedang.

“Jadi berdasarkan pantauan BMKG terhadap kondisi curah hujan itu sebagian besar wilayah Jabar dalam 1 – 2 bulan terakhir ini, sudah tidak ada hujan sama sekali,” ucapnya saat dikonfirmasi oleh Jabar Ekspres, Sabtu (9/9).

Baca Juga:Curi Perhatian Warga, Deklarasi Prabowo Mania 08 di Sumedang Dihadiri Jokowi KWMeroketnya Harga Beras Dinilai Beratkan Pedagang, Pemkot Bandung Segera Gelar Operasi Pasar

Meski begitu, Rahkmat mengungkapkan bahwa suhu panas di Jabar ini, telah melewati masa puncaknya yakni di bulan Agustus 2023 kemarin. Sehingga, di Bulan September 2023 ini, diprediksi akan ada potensi curah namun dengan intensitas rendah.

“Jadi berdasarkan prediksi kami, curah hujan di Jabar makan terjadi di akhir Oktober – November dengan diawali di daerah Pantura dulu. Tapi untuk di Bulan September ini sudah ada hujan, tapi secara akumulasi tidak akan banyak,” ungkapnya.

Rahkmat mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Jabar, untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya kekeringan.

“Masyarakat diharapkan terus waspada dam siaga terhadap terjadinya potensi kekeringan lahan dan kekurangan air bersih,” pungkasnya.

Sebelumnya, dampak dari suhu panas ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Jabar mencatat telah ada 15 kabupaten kota dilanda kekeringan.

“Total ada 156 desa dari 63 kecamatan di Jabar yang terdampak kekeringan ini, sehingga banyak masyarakat yang kekurangan air bersih,” ucap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Hadi Rahmat saat dikonfirmasi, Jum’at, (8/9).

0 Komentar