Remaja Asal Bandung Nekat Mencuri Demi Bermain Judi Online

JABAR EKSPRES- Jimy Ramdhani (30 tahun), seorang pemuda asal Buahbatu, Kota Bandung, dengan tindakan yang penuh risiko, telah melakukan serangkaian pencurian di minimarket di wilayah Regol, Kota Bandung selama periode Juli dan Agustus.

Tujuan di balik perbuatannya yang nekat adalah untuk mengumpulkan uang guna keperluan berjudi online. Tindak kejahatan ini membuat aparat kepolisian turun tangan.

Kapolsek Regol, AKP Aji Roznaldi Nugroho, mengungkapkan bahwa pelaku Jimy Ramdhani menjalankan skemanya dengan masuk ke minimarket sebelum tutup. Di sana, dia akan bersembunyi dan menunggu momen ketika para karyawan sedang lengah atau tidak waspada.

BACA JUGA : Logistik Mulai Berkurang, Dinsos KBB Menyebut Masih Dalam Proses Pengajuan

Begitu karyawan meninggalkan minimarket setelah tutup, pelaku keluar dari tempat persembunyiannya dan melancarkan aksinya. Ratusan rokok dan sejumlah barang berharga lainnya menjadi sasaran utama pencuriannya.

“Ratusan rokok diambil pelaku, beberapa ponsel dan barang berharga lainnya di dalam toko,” ungkap Kapolsek, pada hari Selasa (29/8/2023).

Aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku berlangsung pada bulan Juli dan Agustus. Namun, tindak kejahatan tersebut tidak luput dari perhatian pihak berwenang, dan tim penyidik segera bergerak untuk menyelidiki kasus ini. Berkat upaya tersebut, pelaku berhasil ditangkap.

“Dalam upaya mencari dana untuk berjudi online, pelaku menjual hasil curiannya,” tambah Kapolsek.

Tindakan pelaku mengundang tindakan hukum, dan pasal yang digunakan untuk menjeratnya adalah Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan unsur pemberatan. Ancaman pidana yang dihadapi oleh pelaku berupa kurungan penjara dengan minimal ancaman lima tahun.

BACA JUGA : Pemkot Membentuk Satgas Sampah Kerena TPA Sarimukti Akan ditutup Sementara

Kasus ini mencerminkan dampak negatif dari keterlibatan dalam praktik judi online, yang bisa mendorong individu untuk terlibat dalam tindakan kriminal demi memenuhi kebutuhan finansial.

Selain itu, kejadian ini juga menggarisbawahi pentingnya keamanan dalam usaha dan perusahaan, terutama dalam hal menjaga dari potensi aksi pencurian dan tindakan kriminal lainnya.

Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu diajak untuk memahami risiko dan konsekuensi dari tindakan kriminal serta dampak negatif dari keterlibatan dalam perjudian ilegal.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan