ISPA hingga Diare Serang Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Sarimukti

JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat 67 orang terkena Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) akibat asap kebakaran di TPAS Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Jabar, Rochady mengatakan puluhan masyarakat yang terkena ISPA menyusul banyaknya asap dari hasil kebakaran sampah.

“Penyakitnya macam-macam ada yang kena asap, kontak dengan kulitnya juga. Jadi ada beberapa penyakit yang muncul (Akibat kebakaran TPAS Sarimukti),” ucapnya saat dikonfirmasi Sabtu (26/8).

Selain menimbulkan ISPA, asap kebakaran TPAS Sarimukti juga menyebabkan beberapa penyakit kepada masyarakat yang terdampak mulai dari Asma hingga diare.

“Ini sudah dinyatakan darurat oleh Bupati (KBB) karena selain ISPA ada juga Conjungtivitis sebanyak 4 orang, BP (Bronkopneumonia) 4 orang, DKA (Dermatitis Kontak Alergika) 4 orang, Diare 3 orang, Asma 3 orang, Chepalgya 2 orang, OF (observasi febris) satu 1orang, dan HT (tekanan darah tinggi) 1 orang,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Rochady juga menuturkan dampak asal tersebut juga telah menyebabkan puluhan orang harus dilakuan perawatan intensif di posko kesehatan yang telah didirikan.

“Di posko itu berdasarkan update kunjungan pasien Sarimukti tanggal 24 Agustus kemarin ada sebanyak 22 orang diantaranya dewasa 18 orang, balita 4 orang, dan 2 orang di rujuk ke RSUD Cikalong wetan,” ucapnya.

Rochady menuturkan penanganan puluhan pasien dilakukan oleh Dinkes KBB.

“Karena masih dalam posisi masih bisa ditangani oleh kBB , jadi laporannyapun masih tertangani oleh kabupaten. Jadi kita hanya menunggu laporan apakah kekurangan SDM atau yngg lainnya dan kita siap membantu,” pungkasnyam

Berdasarkan assessments sementara, sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat ada tiga Desa dan belasan ribu masyarakat di KBB Terdampak asap kebakaran TPAS Sarimukti.

“Ini berdampak, jadi asap ini sudah berdampak ke 3 desa yaitu Rajamandala, Mandalasari, dan Cipatat dengan 3.000 – 12.000 orang yang terdampak asap ini,” ucap Kabid Kedaruratan dan BPBD Jabar, Bambang Imanudin Rabu (23/8).

(San).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan