Somalia Melarang TikTok, Telegram, dan Aplikasi Judi Online dalam Upaya Perangi Propaganda Teroris

Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia telah mengumumkan pelarangan penggunaan TikTok, Telegram, dan aplikasi judi online sebagai langkah untuk memerangi penyebaran propaganda teroris di negara tersebut.
Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia telah mengumumkan pelarangan penggunaan TikTok, Telegram, dan aplikasi judi online sebagai langkah untuk memerangi penyebaran propaganda teroris di negara tersebut.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia telah mengumumkan pelarangan penggunaan TikTok, Telegram, dan aplikasi judi online sebagai langkah untuk memerangi penyebaran propaganda teroris di negara tersebut. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan, pemerintah Somalia menyatakan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut seringkali dimanfaatkan oleh “teroris” untuk menyebarkan konten propaganda yang menyesatkan.

Namun, respons dari pihak-pihak terkait beragam. TikTok, misalnya, belum memberikan komentar resmi terkait larangan ini dan masih menunggu komunikasi lebih lanjut dengan pemerintah Somalia.

Sejak Agustus tahun sebelumnya, Somalia telah mengintensifkan upaya mereka dalam memerangi kelompok teroris di wilayah tengah negara, terutama Al-Shabaab yang memiliki afiliasi dengan Al Qaeda. Melalui kerja sama dengan milisi lokal, Somalia telah melancarkan operasi bersama yang didukung oleh pasukan Uni Afrika dan serangan udara dari Amerika Serikat untuk memberantas ancaman terorisme ini.

0 Komentar