Warga Minta Watertank PDAM Tirta Asasta Kota Depok Dibongkar

Keberadaan Watertank PDAM Tirta Asasta Kota Depok
Keberadaan Watertank PDAM Tirta Asasta Kota Depok mendapat gugatan dari warga. (Foto: Rubiakto/JE)
0 Komentar

“Tidak hanya lingkungan kami (yang khawatir) tapi sekitarnya itu luar biasa,” katanya.

Warga yang terdampak akibat adanya watertank ini dikatakan cukup banyak. Diperkirakan ada 480 kepala keluarga yang terancam dengan adanya watertank ini.

“Satu RW ada enam RT. Satu RT ada sekitar 60-80 kepala keluarga (KK). Jadi 80 KK dikalikan enam, itu yang dipastikan tenggelam. Jadi luar biasa sebenarnya,” ujarnya.

Baca Juga:Pembangunan Watertank PDAM Tirta Asasta Kota Depok Digugat Warga, PTUN Bandung Turun TanganOperasi Sukses, Kini 3 Pemain Real Madrid Fokus Pemulihan

Warga mengimbau jika membangun harusnya ada ijin dari lingkungan dan kajian lingkungan. Menurutnya, pembangunan water tank ini dituding tidak memiliki kajian lingkungan.

“Kan lucu tidak ada kajian lingkungannya langsung bangun dan akan sosialisasi, kan ngga lucu,” tegasnya.

Warga meminta agar PDAM Tirta Asasta membongkar watertank dan merelokasi. Menurutnya ada lokasi yang lebih bagus untuk dibangun watertank yaitu di dekat sungai.

“Saya lihat di Depok 1 di daerah Depok Lama ada 2 juta liter warga tidak heboh karena itu langsung tandon langsung ke sungai. Itu tidak masalah. Kalau ini adalah water tank terbesar 10 juta liter,” bebernya.

Dia membeberkan pada saat uji coba pun sudah terjadi kebocoran. Padahal air hanya diisi ketinggian 7 meter. Uji coba dilakukan pada 2021.

“Itu aja sudah bocor. Alhamdulillah bocornya ngga ke (rumah) kami. Jadi berhenti sampai sekarang tidak diisi,” pungkasnya. (Mg10)

0 Komentar