JABAR EKSPRES – Dalam menghadapi kondisi memburuknya tingkat polusi udara di wilayah DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, secara resmi mengumumkan rencananya untuk menerapkan langkah-langkah proaktif guna menjaga kesejahteraan para aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan di lingkungan DPRD.
Prasetyo Edi Marsudi mengonfirmasi bahwa DPRD DKI Jakarta sedang akan mengimplementasikan sistem kerja dari rumah (Work From Home – WFH) sebagai respons atas meningkatnya tingkat polusi udara di ibu kota.
Langkah ini diambil demi menjaga kesehatan dan keselamatan para ASN dan karyawan, sekaligus ikut berkontribusi dalam upaya mitigasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh polusi udara terhadap kualitas udara dan lingkungan.
Baca Juga:Mengerikan! Buaya Menerkam Seorang Wanita di India Hingga MeninggalRekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Garut, Glamping Ceria!
Peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan aktivitas industri menjadi penyumbang utama tingginya kadar polutan di udara, yang pada gilirannya berdampak pada kualitas udara yang semakin memburuk.
“Nanti orang kena semua, orang enggak kerja semua, karena satu lagi penyangga Jakarta yang punya pabrik-pabrik juga harus care, ya, terhadap situasi,“ kata Prasetyo.
Dengan implementasi WFH yang diusulkan, DPRD DKI Jakarta berharap dapat memberikan contoh positif bagi sektor lainnya dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
