Buntut Laporan Tindak Pidana Sengketa Tanah Dago Elos Ditolak Polrestabes Bandung, Warga Ungkap Soal Kerusuhan

Kerusuhan terjadi di Dago Elos, buntut laporan warga terkait tindak pidana sengketa tanah ditolak Polrestabes Bandung. Instagram/bangsamahardika.
Kerusuhan terjadi di Dago Elos, buntut laporan warga terkait tindak pidana sengketa tanah ditolak Polrestabes Bandung. Instagram/bangsamahardika.
0 Komentar

“Gara-gara sia, anjing (Gara-gara kamu, anjing).”

3. Pada proses pelaporan, pendamping hukum juga mendapat perlakuan kasar seperti ditarik dan didorong.

4. Ketika pendampingan hukum masuk ke kantor polisi untuk menjemput warga, beberapa anggota polisi mendorong-dorong anggota tim pendamping hukum.

5. Adanya dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan Polrestabes Bandung, yakni salah satu anggota polisi disebut-sebut menyentuh bokong salah satu warga Perempuan.

Baca Juga:Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia Luncurkan MiWISE, Solusi Perencanaan Legacy yang FleksibelEnam Ekor Komodo Pulang Kampung, Begini Penjelasan KLHK

6. Saat ini, polisi mendatangi pemukiman Dago Elos dan melakukan Tindakan kekerasan, melontarkan gas air mata, untuk membubarkan kerumunan warga yang masih kecewa karena laporannya ditolak tanpa alas an yang masuk akal.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait kasus kerusuhan di Dago tersebut. Bahkan pihak Polrestabes Bandung juga belum buka suara terkait dugaan yang disangkakan kepada anggotanya. (*)

0 Komentar