JABAR EKSPRES – Aksi dari 5 orang pemuda yang menamai Pandawara Group dalam kepedulian lingkungan membersihkan sampah, mendapat respons positif.
Ajakan Pandawara Group membersihkan Sungai Cikeruh, tepatnya di Jalan Sukarame, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung pun berlangsung bersama gabungan elemen masyarakat.
Adapun sampah yang menumpuk di Sungai Cikeruh itu, merupakan sampah dari dua wilayah yaitu Sumedang dan Bandung yang menumpuk di Bendung Bugel.
Baca Juga:Non APBD, 2 Area di Kawasan Komplek Balai Kota Bogor Bakal DipercantikApresiasi Capaian Pajak, Komisi lll DPRD Cimahi Ingin Pendapatan 2024 Capai Rp250 Miliar
Menyikapi aksi gotongroyong itu, Camat Cileunyi, Agus Rizal mengatakan bawha sampah-sampah yang menumpuk di wilayahnya alias di aliran Sungai Cikeruh, merupakan kiriman dari daerah lain.
“Memang sering menumpuk karena terbawa arus sungai, sehingga tertahan di bendungan,” kata Agus kepada Jabar Ekspres, Rabu (26/7).
Menurutnya, aksi Pandawara Group harus menjadi contoh bagi seluruh masyarakat, agar lebih peduli dan beraksi dalam kebersihan lingkungan.
“Warga di kita alhamdulillah sudah tidak membiasakan membuang sampah ke sungai, jadi itu memang sampah kiriman,” ujar Agus.
“Sungai itu juga tidak sepenuhnya masuk wilayah Kecamatan Cileunyi, tapi perbatasan dengan Kecamatan Rancaekek,” ungkapnya.
Melalui pantauan Jabar Ekspres di lokasi, tak hanya Karang Taruna Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi saja yang berpartisipasi, namun masyarakat luar wilayah pun terlihat turut terjun membersihkan sampah.
Ratusan orang yang bergabung membersihkan sampah di Sungai Cikeruh terlihat antusias. Hal itu terbukti dari elemen masyarakat hingga pemerintahan yang sudah memadati sejak pukul 8.00 WIB.
