JABAR EKSPRES- Stadion megah Jakarta International Stadium (JIS) rupanya tidak memenuhi standar FIFA, meskipun pembangunannya dilakukan sesuai dengan standar internasional dan memiliki kapasitas yang besar di Indonesia.
Banyak yang merasa heran mengapa rumput di JIS tidak memenuhi standar FIFA. Ketua Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta, Hasbiallah, menyatakan bahwa pembangunan Jakarta International Stadium telah mengacu pada standar FIFA. Hasbiallah menyebut bahwa PT Jakarta Propertindo (JakPro) mengklaim pembangunan stadion tersebut mengikuti aturan dari FIFA.
Ia juga menambahkan bahwa masalah ini seharusnya langsung ditanyakan kepada JakPro yang bertanggung jawab atas pembangunan stadion JIS. “Jika pembangunannya sesuai standar FIFA, mengapa sekarang tidak sesuai? Ini menunjukkan adanya manipulasi, hal ini perlu ditelusuri. Kita perlu mempertanyakan kepada JakPro mengenai hal ini,” tambahnya.
Baca Juga:Twitter Banyak Kebijakan, Meta Luncurkan Threads yang Mirip TwitterMotor Listrik Honda, Inovasi untuk Masa Depan
“Perbaikan akan dimulai secepat mungkin. Targetnya adalah tiga bulan, seperti yang disampaikan oleh Menteri. Kami akan berusaha untuk mempercepat prosesnya, harus selesai dalam waktu kurang dari tiga bulan, karena perlu dilakukan pengujian dan proses lainnya,” kata Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (JakPro), Iwan Takwin, di JIS pada hari Selasa (4/7/2023).
