Sebut Pancasila Bukan Ideologi, Bedi Budiman Sarankan Rocky Gerung Dialog dengan Yudi Latif

Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Bedi Budiman menegaskan bahwa Pancasila memiliki dua dimensi, yakni sebagai Meja Statis atau perekat dari keseluruhan diskursus pemikiran dan keyakinan yang hidup di Indonesia.
Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Bedi Budiman menegaskan bahwa Pancasila memiliki dua dimensi, yakni sebagai Meja Statis atau perekat dari keseluruhan diskursus pemikiran dan keyakinan yang hidup di Indonesia.
0 Komentar

Sementara ideologi didefinisikan “sebagai seperangkat keyakinan dan paradigma pengetahuan yang menyeluruh dan sistematis yang memberikan landasan interpretasi untuk bertindak”.

“Karena itu sebaiknya Roky Gerung berdialog dulu dengan Yudi Latif agar lebih koheren”, seloroh Bedi.

Bedi merinci bahwa secara eksplisitpun jelas dalam pidato 1 Juni 1945 Bung Karno mencontohkan Pancasila sebagai weltanschauung disandingkan dengan ideologi-ideologi yang ada di dunia.

Baca Juga:Besok, Disdik Umumkan Kelulusan PPDB Jabar Tahap I 2023, Segini Total PendaftarLulusan SMAN 1 Soreang Melanjutkan ke PTN Alami Peningkatan! Segini Jumlahnya

Agar lebih gamblang dapat disimak pidato Soekarno di Sidang Umum PBB tahun 1960, yang berjudul “to Build The World a New” dimana beliau menolak pandangan Bertrand Russel bahwa dunia dibagi dalam dua ideologi yakni liberalisme dan komunisme.

“Presiden Soekarno mengatakan “Indonesia tidak akan mengikuti konsepsi liberal ataupun konsepsi komunis.Apa gunanya? dari pengalaman kami sendiri dan dari sejarah kami sendiri tumbuhlah sesuatu yang lain, sesuatu yang jauh lebih sesuai, sesuatu yang jauh lebih cocok, yakni Pancasila”.  Statement Presiden RI ini jelas mendudukan Pancasila sebagai ideologi yang mumpuni tidak hanya untuk bangsa Indonesia tapi juga untuk dunia,” pungkas Bedi. (bbs)

0 Komentar