Pendaftar PPDB Belum Merata, SMPN 70 Sepi Tapi SMPN 17 Kebanjiran

Jabar Ekspres – Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMP Negeri tahap 1 hampir berakhir. Namun pendaftar di sejumlah SMP Negeri di Kota Bandung belum merata.

Ada sekolah yang pendaftarnya sudah melebihi kuota yang disediakan. Tetapi ada sekolah yang justru sepi pendaftar atau masih jauh dari jumlah kuota yang tersedia.

Seperti di SMP Negeri 5 Kota Bandung misalnya, data dari ppdb.bandung.go.id Kamis (15/6) siang mencatat baru ada 86 pendaftar di sekolah tersebut. Padahal sekolah itu memiliki kuota 224 siswa. Memang 112 kuota akan dibuka untuk jalur zonasi pada tahap dua nanti.

BACA JUGA: Pendaftaran SMA Swasta Diminati, Berani Pasang Biaya Lebih Mahal Tapi Jaminan Kualitas

Petugas PPID SMP Negeri 5 Bandung Lilis Resmiati mengungkapkan, pola pendaftar dalam PPDB kencenderungan demikian. Pendaftar akan ramai di hari – hari akhir pendaftarana.

“Orang tua banyak yang wait and see,” terangnya.

Lilis menjelaskan, saat ini pendaftaran PPDB juga dilakukan secara online. Artinya tergantung aktivitas dari masing-masing siswa atau orang tua.

Pihak sekolah biasanya hanya membuka layanan konsultasi. Itu untuk mewadahi para orang tua yang mengalami sejumlah kendala terkait proses PPDB.

PPDB tahap I di SMP Negeri 5 juga terbagi dalam beberapa jalur. Pertama jalur perpindahan tugas orang tua dengan kuota 11 siswa. Saat ini baru ada 9 pendaftar.

Jalur afirmasi PDBK dengan kuota 3 siswa terisi 1 pendaftar. Jalur afirmasi RMP dengan kuota 31 siswa terisi 19 pendaftar. Jalur prestasi akademik dengan kuota 40 siswa terisi 36 pendaftar. Dan jalur prestasi non akademik dengan kuota 34 siswa dan terisi 26 pendaftar.

BACA JUGA: Pendaftar PPDB Tahap I SMAN 3 Bandung Capai 620 Siswa

Kondisi yang cukup memprihatinkan adalah SMP Negeri 70. Ia memiliki kuota 128 siswa. Tapi baru ada 1 pendaftar melalui jalur prestasi akademik.

Sementara untuk sekolah yang paling banyak pendaftar ada di SMP Negeri 17. Sekolah di Arcamanik itu diserbu 288 pendaftar. Padahal kuota total hanya ada di angka 160 siswa. Pendaftar terbanyak dari jalur afirmasi RMP dengan 152 pendaftar. (son)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan