PPDB SMAN 3 Bandung Masih Landai, Hari Pertama Baru 45 Siswa

PPDB SMAN 3 Bandung Masih Landai, Hari Pertama Baru 45 Siswa
Sejumlah wali murid yang berkonsultasi terkait PPDB di SMAN 3 Bandung, Rabu (7/6). (Jabar Ekspres/Hendrik Muchlison)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap I untuk SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat telah dimulai. Sejumlah sekolah di Bandung juga mulai dikunjungi siswa dan wali murid.

Salah satunya SMAN 3 Bandung. Tetapi pendaftar di hari pertama sekolah tersebut masih landai.

Waka Kesiswaan SMAN 3 Bandung Sucipto mengungkapkan, jumlah pendaftar di hari pertama PPDB baru di angka 45 siswa.

“Masih belum banyak,” jelasnya, Rabu (7/6).

Baca Juga:Peringati Hari Lingkungan Hidup 2023, Lakukan Empat Langkah Sederhana untuk Ikut Jaga BumiPrakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Rabu, 7 Juni 2023

Sucipto merincikan, hampir semua jalur di tahap I yang dibuka sudah ada pendaftar, kecuali Jalur Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Untuk jalur afirmasi KETM ada 12 siswa, afirmasi kondisi tertentu ada 7 siswa, jalur perpindahan orang tua atau anak guru ada 6 siswa dan sisanya jalur prestasi.

SMA yang tergolong favorit di Bandung itu memiliki kuota 340 siswa tahun ini. Terdiri dari jalur ABK 11 siswa, afirmasi KETM 41 siswa, afirmasi kondisi tertentu 17 siswa, perpindahan orang tua atau anak guru 17 siswa, prestasi 24 siswa, prestasi nilai rapor 60 siswa, dan zonasi 170 siswa.

“Kalau tidak terpenuhi, kuota akan dialihkan ke jalur lain,” sambungnya.

Sucipto menerangkan, sampai saat ini pelaksanaan PPDB masih berjalan lancar. Belum sampai ada kendala yang berarti. Sekolah juga memfasilitasi pihak wali murid untuk konsultasi ke sekolah.

“Pendaftaran secara online, wali murid yang datang ke sekolah itu untuk konsultasi,” jelasnya.

Sejumlah siswa yang mendaftar juga ada yang dari luar daerah. Seperti Cirebon atau Cilegon. Mereka biasanya memanfaatkan jalur prestasi.

Menurut Sucipto, jalur afirmasi kondisi tertentu biasanya terkait wali murid yang merupakan anggota satgas covid atau korban bencana alam.

“Kami utamakan yang orang tua tenaga kesehatan,” imbuhnya.

Tren pendaftaran yang masih landai di masa awal ini sudah biasa terjadi. Biasanya akan ramai jelang masa akhir pendaftaran.

Baca Juga:Nggak Bikin Ribet, Bapenda Kota Bogor Gulirkan Lapak On Berbasis DigitalPolresta Bogor Ciduk Puluhan Kurir, Bandar hingga Pengguna Narkoba di Tiap Kecamatan se-Kota Bogor

SMAN 3 Bandung termasuk sekolah yang cukup favorit, makanya tidak sedikit yang berupaya masuk melalui jalur titipan.

0 Komentar