Cuma Berjarak 16 KM, Wilayah ini Siap Gantikan Kota Bandung sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Barat

Kota Bandung, Ibu Kota Provinsi Jawa Barat.
Kota Bandung, Ibu Kota Provinsi Jawa Barat. (Foto: Pemkot Bandung)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kota Bandung selama ini telah menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Barat. Dengan berbagai macam fasilitas dan lokasi kota yang cukup strategis di Provinsi Jawa Barat membuat kota ini cocok sebagai ibu kota provinsi.

Akan tetapi beberapa waktu kebelakang, muncul isu terkait perpindahan ibu kota provinsi ke lokasi yang tidak jauh dari Kota Bandung. Lokasi akan menggantikan Kota Bandung yang selama ini menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Barat.

Walaupun jaraknya hanya 16 KM dari Kota Bandung, tapi persepsi di masyarakat berkembang menjadi dua kubu. Ada yang pro dan ada pula yang kontra dengan pindahnya Ibu Kota Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:Wisata Tersohor dan Gratis di Bandung itu Bernama Perkebunan Teh RancabaliLibur Panjang, Pengguna Kereta Api Daop 2 Bandung Naik Signifikan

Kabupaten yang akan menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Barat yang baru ini merupakan pemberhentian terakhir dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selain itu, lokasi ini juga strategis karena dilewati beberapa jalan tol.

Kawasan tersebut juga merupakan salah satu pusat ekonomi di Bandung Raya sehingga akan sangat mendukung andai menjadi ibu kota provinsi.

Lokasinya berada di ketinggian 630 mdpl dengan rerata suhu berkisar 18 sampai 26 derajat celcius. Hal ini membuat wilayah tersebut memiliki hawa yang cukup sejuk.

Berdasarkan laman www.jabarprov.go.id., daerah yang dimaksudkan adalah Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa Ibu Kota Provinsi Jawa Barat tidak akan dipindahkan, melainkan kawasan itu akan dijadikan pusat perkantoran pemerintah.

Pria yang kerap disapa Kang Emil itu mengungkapkan ada 3 wilayah yang memiliki potensi untuk dipilih.

“Jadi Ibu Kota Jabar tetap Bandung, tapi pusat pemerintahan kantornya berkumpul di tiga kawasan potensial, yaitu Tegalluar karena pusat pertumbuhan, Walini dan Kertajati,” ucap Kang Emil.

Baca Juga:Honda Matic Premium Day Hibur dan Manjakan Warga BekasiPeringatan HJB, Rapat Paripurna DPRD Didominasi Bahasa Sunda

Akan tetapi, Tegalluar memiliki potensi terbesar karena memiliki letak yang strategis.

0 Komentar