Pasar Burung Sepi, Perang Harga di Toko Online

PENJUAL PAKAN BURUNG TURUT MERUGI Pedagang pakan hewan merapikan dagangannya di Pasar Burung Jalan Sukahaji, Kota Bandung, Senin (29/5).Selaras dengan menurunnya pendapatan penjual burung. Penjual pakan mengeluhkan harga dari pabrik yang naik, sehingga harus menaikan harga di pasar dan berimbas pada menurunnya pembeli. Pendapatan pun menurun hingga 50 persen. (Muslim Pnadu/Jabarekspres.id)
PENJUAL PAKAN BURUNG TURUT MERUGIPedagang pakan hewan merapikan dagangannya di Pasar Burung Jalan Sukahaji, Kota Bandung, Senin (29/5).Selaras dengan menurunnya pendapatan penjual burung. Penjual pakan mengeluhkan harga dari pabrik yang naik, sehingga harus menaikan harga di pasar dan berimbas pada menurunnya pembeli. Pendapatan pun menurun hingga 50 persen. (Muslim Pnadu/Jabarekspres.id)
0 Komentar

Juga untuk para penjual keperluan hewan, bisa untuk tidak membuka lapak di Pasar Burung, dengan beban wajib biaya sewa lapak perbulan atau pertahun. Dengan hanya memiliki toko di internet saja sudah dapat menjalankan bisnis jual beli keperluan hewan peliharaan mereka saat ini.

Adapula pedagang yang memiliki lapak di pasar burung, namun juga menjual barang daganganya di internet, sehingga usahanya tidak hanya mengandalkan pengunjung yang datang, namun juga dapat mengandalkan pembeli di internet juga.

Tidak jarang pula, mereka mengundang pembelinya untuk datang ke pasar burung dan melihat langsung burung yang ingin dibelinya. Cara ini pun dinilai dapat menambah pengunjung yang datang ke pasar burung di Kota Bandung.

0 Komentar