JABAR EKSPRES – Menteri Politik Hukum dan HAM (Menkopohukam), Mahfud MD menyoroti penolakan konser Coldplay di Jakarta yang sempat disampaikan oleh Wasekjen Persatuan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin.
Baru-baru ini Novel Bamukmin dan PA 212 menegaskan bahwa pihaknya akan mengepung personel band Coldplay di Bandara untuk mengagakan konser di Jakarta hingga membuat Menkopolhukam, Mahfud MD angkat bicara.
Berdasarkan keterangan Mahfud MD, sikap penolakan PA 212 terhadap konser musik di Tanah Air bukanlah kali pertama dilakukan sejak ormas itu berdiri.
Baca Juga:Soroti Penolakan MUI pada Konser Coldplay, Pandji Pragiwaksono Colek Maruf Amin: Waktu dan Tempat DipersilahkanRuhut Sitompul Diduga Sentil Pertemuan Gibran dan Prabowo Subianto: Ingat Pesan Ibu Megawati Soekarnoputri!
Bahkan ormas itu, lanjut Mahfud MD, mengatakan bahwa sebelumnya mereka menolak sesuatu hal yang dinilai haram.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa digelarnya konser tersebut merupakan hiburan bagi anak muda atau generasi muda di Tanah Air.
Sehingga, lanjutnya, tidak apa-apa konser band legendaris asal London, Inggris tersebut digelar di Jakarta pada 15 November 2023 mendatang.
Bahkan ia menegaskan kepada para calon penonton Coldplay agar tidak usah merasa takut dnegan ancaman PA 212 tersbeut.
“Ini kan hiburan buat anak muda, engga apa-apa ndak usah takut,” katanya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Mahfud MD memastikan bahwa pihaknya aka menyiapkan aparat untuk menjaga kemanan selaam digelarnya konser tersebut.
“Aparat juga sudah saya siapkan, orang mau nonton kok diganggu,kan engga ada larangan hukum,” kata Mahfud MD, melanjutkan.
