Saat ini, Indonesia telah menghentikan beberapa kegiatan ekspor seperti nikel. Lalu, akan diberlakukan pemberhentian ekspor timah dan bauksit di tahun ini. Langkah ini dilakukan Indonesia agar menyongsong komitmen pemerintah dalam merealisasikan hilirisasi industri.
“Kami sekarang lebih fokus untuk melakukan hilirisasi terhadap komoditas sumber daya alam kami. Sebelum dilakukan penghentian ekspor nikel, dulu pendapatan kami hanya US$3,3 miliar. Tapi begitu ekspor nikel disetop dan dilakukan hilirisasi, pendapatan kami dari nikel mencapai US$30 miliar,” tutur Bahlil Lahadalia. (*)
