Daftarkan 43 Bacalegnya, Partai Gelora Kota Bogor Janji Bakal Vokal di Parlemen

JABAR EKSPRES – Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kota Bogor resmi menyerahkan berkas pengajuan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Kota Bogor ke KPU Kota Bogor pada Minggu, 14 Mei 2023 malam.

Rombongan Partai Gelora Kota Bogor tiba di Kantor KPU Kota Bogor saat injury time, atau sekitar satu jam menjelang ditutupnya masa pengajuan berkas bacaleg oleh KPU.

Baca Juga: Dugaan Penembakan Habib Bahar bin Smith, Polres Bogor Bentuk Tim Khusus

Untuk manggung dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2024 di Kota Bogor, partai politik dengan nomor urut 7 itu menurunkan 43 Bacaleg-nya dan menargetkan perolehan kursi maksimal satu kader per Daerah Pemilihan (Dapil).

“Target kita di DPRD tingkat 2 Kota Bogor ini, saya mentargetkan satu fraksi, berarti kalau satu fraksi itu sekitar 5 kursi begitu target yang saya kejar untuk parlemen Kota Bogor,” kata Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Bogor, Dadan Suhendar saat dihubungi JabarEkspres.com pada Senin, 15 Mei 2023.

Jika target itu tercapai, dengan menempatkan kadernya di DPRD Kota Bogor pihaknya berjanji akan vokal menyampaikan aspirasi masyarakat di gedung wakil rakyat.

Yang pertama, sambung dia, tentunya para kader dituntut untuk mendengar aspirasi masyarakat Kota Bogor, kemudian menyampaikan kepada eksekutif.

“Dan tentunya ketika ada kebijakan-kebijakan yang memang tidak pro kepada rakyat rakyat kami akan berbicara lantang. Karena kami memang diamanahkan oleh pak Anies Mata dan pak Fahri Hamzah itu untuk benar-benar menyuarakan aspirasi rakyat dan mewakili suara rakyat tentunya kami akan berbicara lantang Insya Allah,” tegasnya.

Dadan menjelaskan, dengan memiliki sekitar 3000 kader yang sudah resmi menjadi bagian dari Gelora Indonesia Kota Bogor, pihaknya semakin optimis bisa mengantarkan kader terbaiknya untuk menduduki DPRD Kota Bogor.

Ia pun meyakini bahwa kehadiran sosok Anis Matta dan Fahri Hamzah dapat mendongkrak basis dukungan suara di Kota Bogor.
Sebab, menurutnya kedua orang tersebut merupakan figur sekaligus tokoh nasional yang sudah memiliki jam terbang tinggi di dunia politik.

“Kami yakin dan optimis dengan program perubahan ke arah yang lebih baik tentu dengan kapasitas kami sebagai partai baru, kami akan melihat kebijakan-kebijakannya. Sebab sebelumnya kami kesulitan dalam hal menyampaikan aspirasi, karena memang belum duduk diparlemen, tapi kami yakin nanti jika sudah ada duduk bisa berbuat sesuatu untuk Kota Bogor,” serunya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan