Ternyata Begini Pandangan Islam Tentang Pamer

Potret pamer harta dari salah satu anak pejabat
Potret pamer harta dari salah satu anak pejabat. Bagaimana dalam pandangan islam? (Foto: www.jabarekspres.com)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Akhir-akhir ini, banyak kasus tentang kehidupan mewah pejabat terungkap ke publik. Berawal dari kasus anak seorang pegawai pajak yang melakukan kekerasan hingga akhirnya kehidupan pribadi keluarganya pun terkuak. Bahkan, berbagai lembaga negara menghimbau pegawainya agar tidak memamerkan kekayaannya di khalayak ramai.

Lantas, bagaimana tanggapan Islam terhadap kasus ini. Apakah ada dalil yang melarang atau memperbolehkan pamer tersebut? Berikut ulasannya.

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُور

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”

Baca Juga:Ternyata Segini Takaran Satu Mud!Bolehkah Berpuasa Jika Belum Mengganti Puasa Yang Lalu? Ini Jawaban Ulama!

Ayat tersebut menjelaskan bahwa setiap manusia dilarang untuk berlaku sombong kepada manusia lain hanya karena memiliki kelebihan lain yang tidak dimiliki oleh manusia lainnya. Allah pun juga melarang berjalan di atas bumi-Nya dengan angkuh karena Allah membenci sikap sombong dan membanggakan diri.

Dari Abdullah bin Mas’ud R.A. berkata, Rasulullah SAW. bersabda:

لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذَرَّة من كِبْر. فقال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً، ونعله حسناً؟ فقال: إن الله جميل يحب الجمال. الكبْر: بَطْر الحق، وغَمْط الناس

“Tidak akan masuk kedalam surga orang yang dihatinya ada kesombongan meskipun seberat biji sawi. Lalu ada yang bertanya: sesungguhnya seseorang itu sangat senang kepada baju dan sandal yang bagus? maka beliau berkata : sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim)

Rasulullah SAW. didalam haditsnya menjelaskan bahwa seorang (muslim) tidak akan masuk surga jika di dalam hatinya ada sifat kesombongan walaupun kecil seperti biji sawi. Dan Rasulullah SAW. juga menjelaskan bahwa Allah suka terhadap yang indah sehingga ketika seseorang memakai pakaian yang bagus, maka boleh-boleh saja. Yang menjadi catatan adalah ketika mereka yang memakai pakaian yang bagus tersebut telah meremehkan dan merendahkan manusia lain, maka hal tersebut bakal jatuh sebagai sifat sombong.

0 Komentar