Korban Keracunan Massal di Lembang Terus Bertambah, Pihak Desa Dirikan Posko Darurat

Jabarekspres.comKoraban keracunan massal di Kampung Cijengkol, Desa Wangunsari Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus bertambah.

Dari sebelumnya yang diketahui 155 orang menjadi 178 warga yang sudah tercatat mengalami keracunan. Sampai sampai saat ini jumlah masih bertambah.

”Pagi tadi hingga jam 07.30 WIB ada tiga orang datang ke posko, satu orang di antaranya perlu mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Kepala Desa Wangunsari, Diki Rohani,  saat ditemui di Lembang, Selasa (28/2).

”Sekarang yang datang ke posko telah melandai mudah-mudahan tidak terus berkembang,” imbuhnya.

Diki mengatakan, awalnya banyak warga yang hadir pada acara hajatan di Desa Wangunsari dan kemudian mulai merasakan keanehan pada tubuhnya seperti merasakan pusing, mual, muntah, badan lemas, dan diare pada hari Senin shubuh sekitar pukul 02.30 WIB.

”Karena banyak keluhan (sakit), kita langsung  dirikan posko darurat di RT 05 kemudian berkoordinasi dengan klinik Wangunsari dan juga Puskesmas Lembang,” kata Diki

Diki menuturkan, sedikitnya di posko darurat itu ada 155 warga yang mengeluh sakit diduga akibat usai menyantap hidangan hajatan.

”Dari 155 orang itu, 31 dirujuk ke klinik sekitar, 12 dirujuk ke RSUD Lembang serta lima diantaranya perlu dirawat secara intensif, ada juga warga memilih atas kemauan sendiri di rawat di Rumah Sakit Advent dan Rumah Sakit Salamun Bandung,” jelas Diki.

Menurutnya, bagi warga yang memerlukan penanganan medis, pihaknya sudah mengajukan permohonan supaya pasien keracunan itu tidak dibebankan biaya perawatan.

Alhamdulillah dari RSUD sudah setuju serta merestui, jadi penduduk atau warga kami yang mengalami keracunan tidak dipungut biaya perawatan,” bebernya. (mal)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan