BNPT Sebut Kelompok Teroris JAD Jadikan Gempa Cianjur untuk Galang Dana, Polda Jabar Bakal Selidiki Temuan

Jabareksperes.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengaku berhasil menemukan dugaan penggalangan dana gempa Cianjur untuk kelompok teroris JAD (Jamaah Ansharud Daulah).

Menanggapi hal itu, Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Suntana mengaku, pihaknya bakal segera menyelidiki dan melakukan pendalaman terkait penggalangan dana oleh kelompok teroris JAD itu.

”Terkait kabar itu, kami akan laksanakan penyelidikan ya,” singkatnya di Mapolda Jabar, Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (15/2).

Sementara itu, Gubenur Jabar Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk menghindari penggalangan dana yang dilakukan secara illegal.

Pasalnya, semua semua aktivitas penggalangan dana termasuk penggalang dana untuk gempa Cianjur harus legal dan jelas. Artinya mendapat izin dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos).

”Kami tidak ingin ada (kelompok terotis JAD) di tanah Jawa Barat. Makanya, kepolisian akan menindaklanjuti (dugaan tersebut),” ucap Emil sapaan akrabnya di tempat yang sama.

Pria yang kerap disapa Kang Emil itu pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak asal memberikan dana bantuan dengan alasan kemanusiaan. Apalagi terkait dengan bantuan korban bencana.

Dia pun meminta kepada masyarakat yang akan berdonasi untuk korban gempa, sebaiknya menggunakan lembaga-lembaga yang terpercaya dan berpengalaman.

”Gunakan lembaga terpercaya agar niat dan maksudnya tersampaikan dengan baik sesuai dengan akad dari niat baik,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala BNPT Boy Rafli Amar menduga ada kelompok teroris JAD tengah menggalang dana dengan dalih untuk bantuan korban gempa Cianjur.

”Kegiatan-kegiatan Jamaah Ansharud Daulah (Kelompok Teroris JAD) saat ini masih melakukan penggalangan dana dengan mencoba merebut simpati masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan, antara lain terhadap kegiatan-kegiatan peristiwa gempa bumi di Cianjur lalu,” ujar Boy dalam rapat kerjanya bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan