Inilah 7 Daftar Bansos dan BLT Cair Pada Tahun 2023

Inilah 7 Daftar Bansos dan BLT Cair Pada Tahun 2023
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah Bansos diperkirakan akan cair pada 2023, apa saja bantuan yang akan cair sepanjang tahun 2023? Simak informasi ini sampai selesai.

Adanya pemberian bansos pada tahun 2023 diharapkan bisa mendongkrak daya beli masyarakat. Beberapa Bansos yang telah disalurkan pada tahun 2022 akan tetap dilanjutkan sebagai program bantuan di tahun 2023.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan bahwa program perlindungan sosial atau perlinsos bagi masyarakat rentan masih menjadi prioritas anggaran pemerintah di tahun 2023.

Baca Juga:Resmi Cair Rp3.550.000 Kartu Prakerja 2023 Langsung Bisa DiambilRekomendasi HP Terbaik Awal 2023, Daftar Harga dan Spesifikasi

Sementara Presiden Jokowi meminta agar anggaran modal dan belanja sosial dapat direalisasikan di awal-awal tahun 2023 sebagaimana pidato pengantar Presiden Jokowi pada sidang kabinet Paripurna 8 Desember 2022.

Sri Mulyani mengatakan pemerintah juga akan terus melakukan pemutakhiran data terpadu kesejahteraan yang menjadi rujukan data penerima perlinsos.

Bantuan ini masih diperkirakan dua opsi pencairan, bisa secara tunai melalui PT Pos atau bantuan melalui KKS. Apabila tahun 2023 ternyata masuk pada kartu KKS berarti bantuan tersebut tidak dapat diambil tunai.

2. Bansos PKH

Bantuan program keluarga harapan PKH, pemerintah akan tetap melanjutkan bantuan PKH di tahun 2023.

Bantuan ini akan menargetkan 10 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Pada tahun ini Pemerintah memberikan anggaran sebanyak Rp.3.000.000 juta pertahun untuk ibu hamil, anak usia dini Rp.900.000 pertahun, SD,SMP Rp.1.500.000, dan SMA Rp.2.000.000 juta pertahun.

Untuk penderita disabilitas berat serta lansia akan mendapatkan Rp. 2.400.000 juta per tahunnya.

Baca Juga:Inilah Cara Daftar Kartu Prakerja 2023 Gelombang 48 Melalui HPKemensos Hapus Bansos 2022 Ini dan Tidak Akan Dilanjutkan Pada 2023

3. Bansos PIP

Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan, program tersebut dialokasikan kepada 17,9 juta peserta didik. Penerima mulai dari SD hingga SMA sederajat. Bantuan diberikan utnuk menunjang pembelajaran.

0 Komentar