TKI Asal Lembang Disekap di Riyadh

Jabarekspres.com – 10 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Barat (Jabar) Diduga mendapatkan tindakan penyekapan di Riyadh, Arab Saudi.

Dari kesepuluh TKI tersebut, salah seorang di antaranya adalah warga asal Kampung Andir, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Menanggapi hal tersebut, Bupati KBB Hengky Kurniawan mengaku, saat ini pihaknya masih terus melakukan komunikasi bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

”Berita ini sudah saya kirim ke pak kadis (Disnaker KBB) kemarin siang dan sudah ada komunikasi. Seperti yang sebelum-sebelumnya terkait dengan TKI KBB kita selalu komunikasi,” ujarnya saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/12).

Hengky juga mengaku, Pemkab Bandung Barat bakal terus memastikan terkait dengan kondisi TKI tersebut.

”Hari ini akan saya cek lagu update-nya seperti apa. Jadi biasanya begini, pak kadis sempat menjelaskan ada aturan-aturan di timur tengah (Arab Saudi) itu yang memang kadang agak susah,” terangnya.

Apalagi, lanjut Hengky, jika status tenaga kerjanya tersebut ilegal, maka akan mempersulit proses penyelesaian kasus tersebut.

”Kalau ilegal, itu akan susah bagi pemerintah untuk mencari solusinya. Jadi itu yang kadang-kadang menjadi kendala dalam penanganan persoalan TKI di luar negri,” bebernya.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima, para TKI yang disekap di Riyadh, Arab Saudi yakni berasal dari beberapa daerah di Jabar seperti, Kabupaten Sumedang dan KBB.

Sementara tenaga kerja Indonesia asal KBB diketahui bernama Halimah,31, warga Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut keterangan sang suami, Asep Saepuloh, Halimah diketahui pamit bekerja di Cicaheum, Kota Bandung untuk membantu berjualan kerudung.

”Kejadian itu pada Oktober 2022 lalu. Namun, belum lama ini Halimah dikabarkan ‘terdampar’ di Riyadh, Arab Saudi,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (13/12) kemarin. (san)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan