Kekerasan Pada Anak Jangan Jadi Budaya yang Dilanggengkan

Editor: Reporter: Yanuar Baswata

JabarEkspres.com, BANDUNG – Kasus kekerasan maupun pelecehan terhadap anak masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Bandung, Jawa Barat.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung dari Fraksi PKB, Erwin mengatakan, kekerasan dan pelecehan terhadap anak, baik yang terjadi di sekolah maupun di ruang publik disebabkan kurangnya edukasi.

“Kalau kekerasan (atau pelecehan) di sekolah ini antisipasinya ada di guru. Perlu juga ada pembekalan spiritual quality,” kata Erwin saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurutnya, dengan pembekalan spiritual atau ilmu agama bisa memperkuat keimanan, sehingga anak-anak dapat memilah tindakan buruk dan baik.

“Kalau kejahatan terhadap anak terjadi di luar sekolah, biasanya kejahatan terjadi karena di situ ada kesempatan,” ucap Erwin.

Dia menerangkan, disamping pembekalan agama, peran orangtua dan guru dalam memberi edukasi terkait seksualitas maupun kewaspadaan tindak kejahatan, perlu dilakukan sejak dini.

“Biar kalau pulang sekolah enggak lewat jalan sepi, kalau dijemput nunggunya dalem sekolah jangan pinggir jalan, jadi anak paham bisa lebih peka kewaspadaannya,” terang Erwin.

Dia menjelaskan, komunikasi antara anak dengan orangtua serta siswa bersama guru perlu dibangun, supaya terjalin kepercayaan dan edukasi pun bisa diterima hingga diaplikasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *