Video Viral TikTok, Pertemukan Ibu dan Anak Setelah 13 Tahun Menghilang

TKW Wiwi yang sedang berada di Madinah mengaku rindu kampung halaman dan ingin pulang ke tanah air setelah 13 tahun menghilang.
TKW Wiwi yang sedang berada di Madinah mengaku rindu kampung halaman dan ingin pulang ke tanah air setelah 13 tahun menghilang.
0 Komentar

“Komunikasi menggunakan telepon majikan mamah, dibatasi hanya 2-5. Kalau ada nomor dari Indonesia kadang gak diangkat, dijawab oleh anak majikannya suka didiamkan, didekatkan telepon ke televisi,” jelas Iman.

dari mulai dibatasi hingga hilangnya kontak,
kekhawatiran sebagai seorang anak memuncak, kecemasan begitu menggebu tapi hanya dijawab sabar dan tunggu.

“2017, pihak keluarga meminta bantuan, saya pergi ke Jakarta, ke Kemenlu, mengirim surat pengaduan,”ujar Iman.

Baca Juga:Terungkap, Tiga Akun Bjorka yang Ditangguhkan Selalu Follow Satu Akun IniHacker Bjorka Diduga Ditangkap Tim Cyber Mabes Polri di Madiun, Ini Identitasnya

“Tanggapannya hanya begitu saja, tidak ada tanggapan, jawabnya hanya bersabarlah,” lanjut Iman.

Tidak berhenti disitu, ia mencoba ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), lagi-lagi jawabnya hanya begitu melulu.

“Selama dua bulan, hanya begitu saja jawabnya, semenjak tidak ada kontak, saya menelpon BNP2TKI tidak ada perkembangan lanjut,”sebut Iman.

Setelah mencoba menghubungi Kemenlu dan BNP2TKI, ia tidak berhenti di sana, selanjutnya mencoba menghubungi KJRI Jeddah, dan jawabannya malah meminta pengaduan ulang.

Sebelum Video Tiktok, Angin Dari Jeddah Itu Datang

Iman menyebutkan, sebelum video di Tiktok itu viral, kabar dari KJRI Jeddah ia dapati.

“Saya mendapatkan kabar dari KJRI Jeddah, bahwa suami majikan mamah meninggal di tahun 1422 Hijriyah, atau 2021 masehi,” kata Iman.

Dari KJRI Jeddah, Ibu Wiwi dikabarkan ada di Kota Riyadh, dan setelah mendapatkan kabar dari KJRI Jeddah, barulah Iman mendapatkan video viral Tiktok tersebut.

Baca Juga:Hari Ini Eko Kuntadhi Akan Datangi Ponpes Lirboyo untuk Minta MaafDilaporkan Polisi Karna Hina IStri Orang, Gus Miftah Tanggapi Santai

Video Tiktok itu diupload oleh kawan senasib di jazirah Arab, asal Sukabumi dan Cianjur. Iman melanjutkan, ibunya telah keluar bekerja selama satu bulan.

Dari 2010 hingga 2022, keringat yang dikeluarkan oleh Wiwi tak pernah dibayarkan, selalu disimpan dengan alasan dipinjam.

“Tak pernah sepeserpun mamah, mengirimkan uang ke rumah, alasan awam upah ibu tidak berikan dengan alasan dipinjam,” kata Iman.

Seusai bisa berkomunikasi 13 tahun lamanya menahan rindu, pada Selasa (13/09/22), Iman mengatakan pihak keluarga telah mengirimkan surat permohonan dan pengaduan ke Pemerintah Desa Sukamanah, agar cepat-cepat ibunya bisa dipulangkan, ingin kembali memeluknya, mencurahkan rasa rindu tertahan.

“Harap saya, pemerintah pusat bisa dengan cepat menanggapi persoalan ini,” harapnya.

0 Komentar