Meski Harga Naik, Pemprov Jabar Belum Galakkan Operasi Pasar. Ternyata ini Alasannya

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) nampaknya masih menahan diri untuk melakukan kegiatan operasi pasar pasca adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Keputusan Pemprov Jabar belum galakkan operasi pasar ini ternyata dipertanyakan masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Jabar, Iendra Sofyan akhirnya menjelaskan alasannya. Lendra mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan harga untuk sejumlah bahan pokok belum terlihat adanya peningkatan secara signifikan.

“Karena ini masih aman sehingga, mungkin kita harus memecah permasalahan di tengah yaitu rantai pasok dengan harga yang ada di perjalanan itu,” katanya di Pasar Baltos, Kota Bandung, Senin (12/9).

Iendra menjelaskan, kenaikan harga bahan pokok tersebut biasanya terjadi akibat biaya transportasi yang semakin meningkat. Apalagi kata dia, jika off taker atau pasokannya panjang dinilai akan lebih magal.

“Jadi biasanya kenaikan harga itu bukan dari petani, nelayan, atau peternak,” katanya

Maka untuk melakukan operasi pasar, Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melihat terlebih dahulu mulai dari hilir hingga nantinya sampai ke konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.