Polisi Beberkan Kondisi Sopir Truk Penabrak Siswa SDN Kota Baru 2, Belum Bisa Dimintai Keterangan

Bawa Barang Overload, Sopir Truk Kontainer Resmi jadi Tersangka
Kondisi sopir truk pasca kejadian kecelakaan dimana sebuah truk kontainer menabrak pedagang, pemotor dan anak-anak SD di jalan Sultan Agung, Bekasi, masih mengalami trauma. (Instagram/Infojawabarat)
0 Komentar

JABAREKSPRES.COM – Paska kecelakaan tragis yang terjadi di  depan SDN Kota Baru 2, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Rabu (31/8),  hingga menewaskan 10 orang dan melukai 23 orang, polisi  mengaku masih  kesulitan meminta keterangan dari sopir truk pelaku penabrakan. Pasalnya Kondisi sopir truk penabrak siswa SD ini masih belum stabil dan mengalami trauma hingga masih menangis terus.

Pengemudi truk nahas yang berinisial AS tersebut,  sesaat setelah kejadian langsung  diamankan di Mapolres Metro Bekasi Kota.

Sayangnya, sopir tersebut belum bisa dimintai keterangan. Kapolres Metro Bekasi Kombes Hengky  menyebutkan, saat ini sopir truk penabrak masih belum dapat menanyakan lebih lanjut, lantaran masih dalam kondisi menangis.

Baca Juga:BLT BBM Cair Mulai Hari ini, Perorang dapat Rp600 Ribu, Berikut Link dan Cara Cek PenerimanyaTernyata Ini Motif 6 Anggota TNI Nekad Mutilasi Warga Papua

“Belum kita mintai keterangan karena yang satu kita tanya pengemudinya AS ini menangis dan masih trauma,” jelas Hengky, 31 Agustus 2022.

Sementara itu, Kapolsek Bekasi Kota Kompol Shalahuddin menambahkan rem dan mesin terkendali dengan baik dengan kata lain tidak ada rem yang blong.

Dugaan sementara sopir truk mau tersebut lalai atau diduga mengantuk setelah perjalanan yang cukup jauh.

Nomor polisi N 8051 EA berasal dari Malang menuju ke wilayah Bekasi atau Jakarta.

Tetapi, Salahuddin belum mengetahui secara pasti tujuan truk tersebut.

“Saya belum melihat invoicenya, kalau dilihat plat nomernya itu N nah itu Malang. Kemungkinan jarak jauh dari malang ke sini, bisa saja ke Jakarta ataupun ke Pondok Ungu,” ucapnya.

0 Komentar